MEMOX.CO.ID – Puncak peringatan hari jadi ke 167 Desa Pesanggrahan Kecamatan Batu dimeriahkan pagelaran wayang kulit, Sabtu (15/7) malam. Pagelaran wayang kulit yang mengambil lakon ‘wahyu panca nunggal rasa’ itu dimainkan oleh dalang Ki Ardhi Poerboantono S.Pd dari Malang.
Kepala Desa Pesanggrahan, Imam Wahyudi mengungkapkan pengambilan lakon gelaran wayang kulit itu tidak lepas dari tema hari jadi. Tema utamanya adalah bhineka tunggal Eka atau bersatu dalam keberagaman.
“Desa Pesanggrahan masyarakatnya beragam. Jadi, harapannya meskipun banyak perbedaan tetapi tetap mengutamakan kebersamaan untuk bangun desa,” kata Imam dalam sambutannya.
Ia lanjutkan, dalam selamatan desa tahun ini yang menjadi periotas adalah kerukunan dan keamanan. Sebagaimana diketahui pada tahun ini merupakan tahun politik, sehingga kondisi yang kondusif harus menjadi prioritas.
“Alhamdulillah selamatan desa yang rangkaiannya digelar sejak sebulan lalu ini berlangsung lancar. Semua kalangan ikut memeriahkan. Ini jadi semangat kami,” tandas kades muda ini.
Sebelumnya, puncak acara itu diawali dengan peluncuran mobil siaga Desa Pesanggrahan. Menurut Imam, mobil itu peruntukannya untuk masyarakat desa.
” Jadi apabila ada masyarakat yang membutuhkan alat transportasi bisa menghubungi pihak desa. Mobil itu dikelola oleh tim penggerak PKK,” tuturnya.

Pagelaran wayang itu bisa ditonton langsung oleh masyarakat dengan melihat Chanel YouTube. Melalui Chanel Pesanggrahan telivisi yang dikelola oleh karangtaruna desa setempat.
Tidak kalah meriahnya pada acara yang digelar di lapangan desa Pesanggrahan tersebut, yakni penyerahan hadiah berbagai lomba. Dimana, beragam lomba mulai lomba seni tari, lomba musik, lomba drama musikal dan yel-yel itu sebagai juara umum RW 08.
Ketua RW 08, Jinurung mengatakan sangat senang dan kemenangan ini milik warga keseluruhan. “Alhamdulillah ini semua berkat kerja keras warga RW 8,” kata Jinurung usai menerima piala juara umum. (red)






