MEMOX.CO.ID – Operasi Zebra Semeru 2025 resmi ditutup tanggal 30 November 2025 dini hari. Selanjutnya pihak kepolisian akan menggelar Operasi Lilin Semeru 2025.
Dari data unit Gakkum mencatat selama pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 Satlantas Polresta Malang Kota mengalami penurunan tingkat kecelakaan sebesar 27 persen, Rabu (03/12/25)
Sedangkan untuk surat teguran presisi Satlantas Polresta Malang Kota telah dikeluarkan 144 ribu lebih tercatat selama 14 hari pelaksanaan operasi, sejak 17 hingga 30 November 2025.
Sedangkan untuk data kecelakaan lalu lintas selama Operasi Zebra Semeru 2025 jumlah kejadian sebanyak 8 kasus, meninggal dunia 0, luka berat 0, luka ringan 15 orang dengan kerugian materi Rp 7.050.000.
Sedangkan untuk tahun 2024 ada 11 kasus lakalantas bisa dikatakan mengalami penurunan sebesar 27 persen bila dibandingkan pada Operasi Zebra Semeru 2025 ini.
Kasat Lantas Polresta Malang Kota Kompol Agung Fitransyah mengatakan, selama pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 ini untuk wilayah Kota Malang untuk jumlah angka kecelakaan mengalami penurunan 27 persen.
“Adapun jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan yakni tidak menggunakan helm yang paling banyak kami berikan teguran presisi.
“Sedangkan bagi pelanggaran yang bisa mengakibatkan kecelakaan pengendara lainnya seperti melawan arus, menerobos lampu merah kebut kebutan di jalan langsung kami berikan tindakan tegas berupa penilangan,” tegasnya.
Kompol Agung menambahkan, penindakan tegas ini kami lakukan untuk menekan angka pelanggaran yang berkaitan dengan keselamatan berkendara.
Pemanfaatan sistem (ETLE) semakin digencarkan untuk mengurangi interaksi langsung antara petugas dan pengendara, sehingga proses penegakan hukum lebih transparan.
“Pelanggaran kecil bisa memicu kecelakaan besar. Karena itu kami bertindak tegas namun tetap humanis demi keselamatan masyarakat,” ujarnya didampingi Kanit Gakkum Iptu M. Isrofi. (fik)
