Sekda Beberkan Peran Polres dalam Penanganan Covid di Trenggalek

14
0
Kunjungan Ketua pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Jawa Timur, Ully Nico Afinta ke Trenggalek (Foto/Fals Yudistira/Memo x)
  • Sambut Kunjungan Kerja Ketua PYKB Jatim

Trenggalek Memox.co.id – Sekda Trenggalek, Ir. Joko Irianto, M.Si. beberkan peran Polres Trenggalek, dalam penanganan Covid 19 di daerahnya saat menyambut kunjungan kerja Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari (PYKB) Jawa Timur, Ully Nico Afinta, Senin (5/4/2021).

Menurut Sekda Joko Irianto, pada Bulan Januari hingga Februari gahun 2021, Trenggalek merupakan daerah rawan. Pasalnya pada bulan itu Trenggalek masuk zona merah Covid 19. “Karena pada waktu itu tambahan kasus positif harian cukup besar,” terang putra mantan Bupati Trenggalek ini, menyampaikan alasan kenapa masuk zona merah.

Waktu itu kasus penyebaran Covid-19 di Trenggalek cukup melejit, dikarenakan tracing besar-besaran dilakukan kepada kontak erat maupun orang-orang yang beresiko tertular karena memiliki penyakit penyerta. Berkat peran serta Polri dan TNI, melalui strategi-stragi yang diusulkan dan disinergikan, penambahan kasus harian terus melandai,” lanjutnya.

Dibantu Polres dan Kodim 0806 Trenggalek, Satgas Covid senantiasa mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan melalui operasi yustisi yang digelar. Selain itu sinergitas menambah ruang isolasi baru sehingga tidak ada warga terkonfirmasi melakukan isolasi mandiri di rumah.

Pasalnya ini akan beresiko menciptakan penyebaran cluster keluarga. “Jadi semua yang terkonfirmasi wajib menempati ruang isolasi milik pemerintah,” tegasnya.

Sementara itu, kunjungan Ketua pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Jawa Timur, Ully Nico Afinta ke Trenggalek sendiri untuk bersilaturahmi dengan jajaran di Trenggalek. Selain itu juga untuk meninjau proses pembelajaran tatap muka di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kemala Bhayangkari, yang sudah mulai dibuka kembali.

Istri Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta ini ingin meyaksikan secara langsung pembelajaran tatap muka di sekolah yang dinaunginya ini benar-benar aman bagi siswa maupun tenaga pendidik yang ada.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Trenggalek juga tidak lupa meminta dukungan dari Ketua Pengurus YKB untuk pembelajaran tatap muka di era pandemi ini.

“Pasalnya pembelajaran tatap muka di Trenggalek sudah mulai dibuka sebagian, untuk sekolah-sekolah yang siap dengan sarana dan prasarana pendukung. Termasuk pendidik dan tenaga pendidik yang sudah tervaksinasi,” tegasnya. (fal/mzm)