MEMOX.CO.ID – Panglima TNI Laksamana TNI H. Yudo Margono, S.E., M.M., C.S.F.A. memberangkatkan 900 prajurit terdiri dari 450 prajurit yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PGN ke Provinsi Papua dan Papua Barat bertempat di Dermaga Koarmada II Surabaya, Sabtu (01/04/2023).
Dalam amanatnya, Panglima TNI Laksmana TNI Yudo Margono menyampaikan bahwa tugas pengamanan perbatasan wilayah Papua merupakan tugas yang diamanatkan oleh negara kepada TNI.
Pengamanan wilayah perbatasan negara yang dimaksud, selain menjaga dan mengamankan tapal batas wilayah NKRI yang berada di Papua juga untuk menciptakan situasi yang kondusif sepanjang perbatasan, memberikan rasa aman, serta membantu aparat terkait dalam menangani permasalahan yang terjadi di wilayah perbatasan.
Saya ingin melihat dan mengecek secara langsung kesiapan kalian sekaligus memberikan dorongan dan arahan sebagai bekal penugasan sebelum kalian melaksanakan tugas.
Wilayah Papua secara de jure dan de facto telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, kondisi Papua secara umum saat ini relatif kondusif.
“Saya ulangi relatif kondusif namun di beberapa wilayah masih terjadi gangguan keamanan dari kelompok-kelompok bersenjata untuk itu diperlukan kehadiran TNI guna mendukung upaya pemerintah dalam percepatan pembangunan kesejahteraan di wilayah Papua serta menjaga keamanan masyarakat Papua dari gangguan keamanan tersebut,” ujarnya. (*)






