MEMOX.CO.ID – Sekolah Dasar (SD) Anak Sholeh Full Day merupakan sekolah swasta berbasis agama yang memiliki program unggulan prestasi sosial yang dikemas melalui metode belajar menyenangkan.
Terletak di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang. Sekolah yang bernaung di bawah Yayasan Pesantren Cinta Al-Qur’an—mulai dari jenjang KB, TK, SD, hingga SMP—ini terus berkembang pesat, baik dari mutu pendidikan maupun kelengkapan fasilitasnya.
Menariknya, SD Anak Sholeh memiliki target kompetensi tersendiri dengan menerapkan 4 program unggulan yang dikemas melalui metode belajar menyenangkan.
“Saya jadikan lembaga ini sesuai impian dan kebutuhan masyarakat. Kami akan selalu memberikan pendidikan terbaik untuk putra-putri mereka dalam berbagai bidang, terutama bidang spiritual,” jelas Kepala SD Anak Sholeh, Adelianne Kirana SPd Gr, Selasa (29/9/2026).
Wanita berparas cantik ini lebih jauh mengatakan, untuk program spiritual selain meliputi serangkaian kegiatan pembinaan ibadah, juga mencakup kegiatan sosial amal yang dikemas dalam bentuk Sedekah Jumat.
Ia menjelaskan bahwa tujuannya adalah untuk membantu murid yang sedang sakit atau warga yang tertimpa bencana alam.
Kegiatan ini menjadi media pendidikan karakter yang efektif bagi anak-anak sejak usia dini sekaligus membantu meringankan beban sesama.
Program unggulan kedua adalah sukses akademik. Program ini meliputi pembelajaran interaktif dan terpadu yang mencakup serangkaian kegiatan terencana untuk meningkatkan kemampuan siswa.
Mulai dari pembelajaran harian hingga persiapan evaluasi nasional. Untuk mengembangkan potensi, bakat, serta kemampuan akademik maupun nonakademik peserta didik secara optimal agar siap bersaing dan berprestasi.
SD Anak Sholeh juga menerapkan program yang berfokus pada pendekatan humanistik. Pembelajaran ini mendidik siswa untuk memanusiakan manusia dan memperlakukan makhluk hidup lain dengan belas kasih.
“Terkadang anak-anak juga memberi makan kucing dan menyiram tanaman. Kegiatan sederhana ini menjadi media belajar yang sangat efektif,” ujarnya.
Berikutnya adalah program unggulan Prestasi Sosial. Program ini menggambarkan analogi tentang ketertiban, kejujuran, dan karakter sosial yang dibentuk sejak usia dini di sekolah yang kini memiliki 213 siswa tersebut.
Dalam menjalankan program ini, sekolah yang didukung oleh 16 tenaga pendidik tersebut menerapkan metode inovatif.
Salah satu contohnya adalah mengajarkan siswa agar sandal mereka tidak tertukar meskipun memiliki warna yang sama.
Hal-hal besar dalam kehidupan bermasyarakat selalu dimulai dari kebiasaan kecil, yaitu ketika anak belajar mengenali barang miliknya dan menghargai milik orang lain.
Terakhir adalah program minat dan bakat yang dilaksanakan setiap hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dan Sabtu.
“Kegiatannya sangat banyak dan diikuti oleh siswa-siswi kelas 1 sampai kelas 6. Khusus hari Sabtu diwajibkan kegiatan Pramuka bagi kelas penggalang, yaitu kelas 4, 5, dan 6. Sementara untuk kelas 1, 2, dan 3 dilaksanakan pada hari Jumat,” tutup Adelianne. (sur/toso)
