Bondowoso, Memox.co.id – Sebagai penegak Peraturan (Bupati/Perbup, Kepala Daerah/Perkada, dan Daerah/Perda), Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) harus punya nyali dan keberanian dalam menjalankan tugas pokok dan gungsi (Tupoksi)-nya.
Dibawah kepemimpinan Slamet Yantoko, diharapkan Satpol PP benar-benar menjadi Polisi Pemkab (Pemerintah Kabupaten) yang tegas dan berkeadilan. Tidak tumpul keatas dan tajam kebawah.
“Satpol PP hadir dimanapun dengan siapapun. Mohon masukan dan saran atas kinerja kami di lapangan. Trims sebelumnya”, kata Slamet, sapaannya melalui Media Sosial (Medsos) group AN (Aksara Naga).
Cuitan mantan Kepala Bagian Organisasi Skretariat Kabupaten (Setkab) Bondowoso ini mendapat applause. Dan meminta agar Satpol PP ‘melibas’ seluruh toko berjejaring yang tidak berizin. Mendapat tantangan tersebut, Slamet mengaku masih melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan DPMPTSP dan Naker. Termasuk Reklame yang sudah kadaluarsa juga menjadi targetnya.
Mohon doanya, pinta Slamet, dan infonya bila ada informasi melalui dinas terkait, berkenaan dengan toko berjejaring yang tidak berijin dan reklame yang sudah kadaluarsa.
“Mari kita jaga bersama keindahan dan ketertiban Bondowoso. Kalau bukan kita siapa Lagi. Sebagian sudah Satpol PP amankan banner toko berjejaring yang berjejer di pinggir jalan yang dipaku pada pohon. Insyaallah akan kita tertibkan semua,” janji Slamet menanggapi menjamurnya banner yang dipampang di pohon.
Menanggapi janji tegas Satpol PP, Sofi Indriasari ST, politisi PDIP mengatakan, sebagai tim eksekusi dan penegak Perbup, Perkada, dan Perda, Satpol PP harus benar-benar tegas agar tidak di bilang mandul.
“Semangat Satpol PP. Tunjukkan bahwa anda kuat dan sehat. Jangan kendor. Teruslah berjuang, hingga visi dan misi pemerintahan SABAR tercapai,” kata salah satu dari 5 ‘Dewi’ anggota DPRD Bondowoso ini. (sam/mzm)






