Hukum  

Satlantas Polres Malang Larang Odong-odong Beroperasi di Jalur Trayek Angkutan Umum

IMBAUAN: Anggota Satlantas Polres Malang saat memberikan imbauan kepada pemilik odong-odong untuk tidak mengoperasikan kendaraan tersebut di jalur trayek angkutan umum.

Malang, Memox.co.id – Unit Dikyasa Satlantas Polres Malang bersama instansi terkait melaksanakan imbauan atas larangan beroperasinya odong-odong atau kereta kelinci di jalan umum atau jalur trayek angkutan umum, Jumat (18/06/2021).

Bertempat di rumah pemilik odong-odong Desa Banjarejo Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, hadir dalam pertemuan tersebut Perangkat Desa Banjarejo Pakis bersama dengan tiga pilar.

Baca Juga : Satlantas Polres Malang Bekali Pelajar MAN 2 Turen Cara Berkendara yang Aman

PERTEMUAN: Anggota Dikyasa Satlantas Polres Malang bersama anggota Babinsa Kodim 0818 Kab Malang-Batu saat melakukan pertemuan dengan pemilik odong-odong.

Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Malang AKP Agung Fitransyah, S.I.K mengatakan dilaksanakannya penertiban dalam bentuk larangan kendaraan odong-odong atau bus tayo untuk tidak beroperasi di jalan raya atau di jalur trayek angkutan umum ini menindaklanjuti hasil rapat di forum LLAJ dengan serikat sopir Indonesia wilayah Kabupaten Malang.

“Odong-odong dapat menyebabkan gejolak/gesekan dengan angkutan umum yang memiliki trayek sesuai ketentuan. Tidak hanya itu, bila terjadi kecelakaan tidak akan mendapatkan santunan Jasa Raharja, karena tidak ada uji type dan kelayakan untuk angkutan orang di jalan umum,” terangnya. (fik)