Sarana Video Ujian Praktik SIM Polres Malang dapat Apresiasi Penyandang Tunarungu

  • Bagikan
MONITOR: Penyandang tunarungu saat mempelajari monitor visual ujian praktik SIM
MONITOR: Penyandang tunarungu saat mempelajari monitor visual ujian praktik SIM

Malang,Memox.co.id – Melalui penggunaan media pembelajaran audio visual dalam bentuk video ujian praktik SIM yang difasilitasi Satpas SIM Polres Malang mendapatkan apresiasi dari penyandang tunarungu, Sabtu (19/11/2022).

Hadirnya monitor ujian praktik SIM dalam bentuk audio visual yang menampilkan tata cara ujian praktik SIM merupakan terobosan baru dari Satlantas Polres Malang dapat rangka lebih mempermudah bagi pemohon SIM terutama yang memiliki keterbatasan pendengaran maupun berbicara.

ARAHAN: Aiptu Herman Baur SIM saat memberikan arahan kepada penyandang tunanetra setelah melihat video ujian praktik SIM.
ARAHAN: Aiptu Herman Baur SIM saat memberikan arahan kepada penyandang tunanetra setelah melihat video ujian praktik SIM.

Perwakilan penyandang tunarungu Ratri mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi apa yang telah disediakan Polres Malang dengan adanya video tata cara ujian praktik SIM menurutnya teman teman sangat terbantu dengan adanya video tersebut.

“Walaupun sudah memakai alat bantu pendengaran dengan melihat video layanan tersebut teman teman tambah percaya diri untuk bisa mengikuti ujian praktik SIM. Alhamdulillah untuk ujian teori yang lulus 5 orang dari 6 orang yang hari ini mengajukan permohonan SIM C dan 1 orang SIM A,” akunya.

Lanjutnya tidak hanya itu kami juga merasa senang petugasnya sangat ramah dan telaten bagi yang tidak lulus ujian praktik SIM C dapat mengulang lagi kalaupun hari ini tidak lulus bisa mengulang keesokan harinya,” terangnya.

Saat dikonfirmasi Kasat Lantas Polres Malang AKP Agnis Juwita Manurung mengatakan, keberadaan video visual ujian praktik SIM tindak lanjut dari arahan maupun petunjuk Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana kami berharap dengan adanya layanan dalam bentuk tampilan tata cara ujian praktik SIM ini dapat memberikan kemudahan bagi saudara saudara kita yang memiliki keterbatasan pendengaran maupun berbicara.

UJIAN: Bripka Ardian saat memberikan arahan kepada penyandang tunarungu sebelum mengikuti ujian praktik SIM C
UJIAN: Bripka Ardian saat memberikan arahan kepada penyandang tunarungu sebelum mengikuti ujian praktik SIM C

“Kita tidak membedakan bedakan semua pemohon SIM wajib mengikuti prosedur dan proses yang sama tanpa kecuali, kita juga telah membekali petugas dilapangan untuk memberikan arahan sebelum mengikuti ujian praktik SIM.

“Termasuk menyampaikan kepada pemohon SIM bagi yang tidak lulus ujian praktik SIM dapat mengulang hari itu juga seperti yang diarahkan bapak Kapolri,” ungkapnya didampingi Kanit Regident Polres Malang Iptu Gana Dhirotsaha.(fik)

  • Bagikan