MEMOX.CO.ID — Di tengah aktivitas belajar para santri, Pondok Pesantren (Ponpes) Ra’iyatul Husnan Asrama KH. Saiful Haq, di Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, menanamkan satu pelajaran penting yang tak tertulis di kitab, kepedulian terhadap lingkungan. Komitmen inilah yang mengantarkan pesantren tersebut meraih Penghargaan Enviroment Community Award (Eco) Pesantren dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Bagi keluarga besar pesantren, penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan pengakuan atas ikhtiar panjang membangun budaya cinta lingkungan di kalangan santri. Mulai dari kebiasaan menjaga kebersihan, memilah sampah, hingga memandang alam sebagai amanah yang harus dijaga bersama.
Pengasuh Ponpes Ra’iyatul Husnan Asrama, KH. Saiful Haq, melalui Gus Muhammad Hasanil Bulgiah, menyampaikan, nilai kepedulian lingkungan telah lama ditanamkan sebagai bagian dari pendidikan karakter santri.
“Bagi kami, menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah. Santri tidak hanya diajarkan ilmu agama, tetapi juga tanggung jawab moral terhadap alam dan kehidupan di sekitarnya,” tuturnya dikonfirmasi, Rabu (24/12/2025).
Kesadaran tersebut diwujudkan dalam langkah nyata. Pesantren menjalin kolaborasi dengan komunitas pengelolaan sampah (Sarka Space) Bondowoso untuk memberikan edukasi langsung kepada santri tentang pemilahan dan pengelolaan sampah. Dari aktivitas sederhana itu, para santri belajar bahwa sampah bukan sekadar limbah, tetapi dapat memiliki nilai manfaat jika dikelola dengan benar.
Melalui proses pembiasaan sehari-hari, santri diajak memahami bahwa menjaga lingkungan bukan kewajiban sesaat, melainkan kebiasaan hidup. Harapannya, nilai-nilai tersebut akan terus melekat dan dibawa santri ketika kembali ke tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Lingkungan Hidup dan Keanekaragaman Hayati Bondowoso, Syahrial Fary, memberikan apresiasi serta menilai Ponpes tersebut layak menjadi contoh bagi pesantren lain dalam penerapan prinsip-prinsip ramah lingkungan.
“Pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Ketika kesadaran lingkungan ditanamkan sejak dini, dampaknya akan sangat besar bagi keberlanjutan lingkungan di masa depan,” ujarnya.
Penghargaan Eco Pesantren dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini menjadi penanda bahwa Ponpes Ra’iyatul Husnan Asrama KH Saiful Haq tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai ruang tumbuhnya kesadaran ekologis. Dari pesantren, pesan kepedulian terhadap lingkungan terus disemai, untuk masa depan yang lebih lestari.(rif/syn)
