Indeks

Sambangi Warga Sengguruh, Cara Kapolres Malang Perkuat Komunikasi dengan Warga Apa yang Dibutuhkan

Implementasi dari Program Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat “

MEMOX.CO.ID – Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri terus menggencarkan sambang warga untuk menyerap aspirasi masyarakat termasuk apa yang dibutuhkan yang merupakan implementasi dari Program Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto yakni Polisi Bersama Masyarakat”.

Kali ini orang nomor satu di jajaran Kepolisian Resor Malang AKBP Rulian Syauri berdialog langsung dengan warga Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (21/10/2026).

Sejumlah persoalan disampaikan, mulai dari rawan kecelakaan di sekitar sekolah hingga distribusi pupuk untuk petani.

Dalam pertemuan yang berlangsung di kawasan Bendungan Sengguruh itu, Kepala Desa Sengguruh H. Jamburi menyampaikan perlunya perhatian terhadap keselamatan lalu lintas di sekitar SMPN 5 Kepanjen.

Warga mengusulkan pemasangan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) dan lampu peringatan untuk menekan risiko kecelakaan, terutama bagi pelajar.

Menanggapi hal tersebut, Rulian menyatakan akan menampung aspirasi warga dan menindaklanjutinya sesuai kewenangan.

Menurutnya, upaya pencegahan kecelakaan membutuhkan perhatian bersama agar keselamatan pengguna jalan lebih terjaga.

“Masukan dari masyarakat tentu kami tampung dan akan kami koordinasikan dengan pihak terkait. Kami ingin upaya pencegahan kecelakaan bisa dilakukan bersama, sehingga masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, lebih aman saat beraktivitas,” kata AKBP Rulian

FOTO BERSAMA : Kapolres Malang AKBP Rulian saat foto bersama dengan perwakilan warga Sengguruh

Selain persoalan lalu lintas, warga juga mengeluhkan prosedur pengurusan santunan Jasa Raharja bagi korban kecelakaan. Rulian menyatakan kepolisian siap membantu memberikan informasi dan pendampingan kepada masyarakat yang membutuhkan penjelasan mengenai proses tersebut.

“Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang jelas. Jika ada kendala dalam pengurusan setelah kecelakaan, silakan berkoordinasi dengan petugas agar bisa kami bantu sesuai prosedur,” ujarnya.

Aspirasi juga disampaikan kelompok tani Desa Sengguruh. Ketua kelompok tani H. Sabhy meminta pengawasan distribusi pupuk dan obat pertanian diperkuat karena petani masih mengeluhkan kesulitan memperoleh kebutuhan tersebut.

Ketersediaan sarana produksi pertanian dinilai penting untuk mendukung produktivitas dan ketahanan pangan.

Dalam dialog itu, Rulian turut mengingatkan warga agar mewaspadai potensi kebakaran, khususnya di lahan tebu dan saat membakar sampah. Warga diminta mengawasi aktivitas pembakaran hingga api benar-benar padam agar tidak merembet dan membahayakan lingkungan.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama saat beraktivitas di area lahan maupun lingkungan sekitar permukiman. Pastikan kondisi lingkungan tetap aman dan segera laporkan kepada petugas apabila ditemukan tanda-tanda kebakaran,” tegasnya.

Kapolres AKBP Rulian menyebut, sambang warga menjadi sarana bagi kepolisian untuk mengetahui persoalan yang dihadapi masyarakat secara langsung sekaligus memperkuat komunikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kami berharap masyarakat tidak ragu menyampaikan aspirasi maupun persoalan di lingkungannya. Dengan komunikasi yang baik, berbagai permasalahan bisa dibahas dan dicarikan solusi bersama,” pungkasnya. (fik/hms)

Exit mobile version