MEMOX.CO.ID – Pemeriksaan benjolan abnormal bagi warga Jombang kini semakin mudah dan terjangkau di RSUD Jombang. Fasilitas Instalasi Patologi Anatomi di rumah sakit ini melayani uji FNAB, Histopatologi, hingga Imunohistokimia untuk menghasilkan diagnosis yang presisi sebagai dasar penanganan medis yang tepat.
Langkah yang sangat krusial ini dikupas tuntas dalam program Podcast Humas RSUD Jombang Menyapa bersama narasumber Spesialis Instalasi Patologi Anatomi, dr Agung Dwi Suprayitno, Sp.PA, yang dipandu oleh Risqy Oktafriyanti, A.Md.Keb. Rabu (16/9/2026).
Dokter Spesialis Instalasi Patologi Anatomi RSUD Jombang, dr Agung Dwi Suprayitno, Sp.PA, mewakili Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran, MKP menyampaikan bahwa mengenali benjolan sejak awal akan sangat membantu dokter dalam menentukan langkah pengobatan yang paling efektif.
Menurutnya, benjolan abnormal dapat berupa tumor jinak, ganas, atau peradangan. Kepastian jenis benjolan ini menjadi acuan utama dalam menentukan langkah pengobatan berikutnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Patologi Anatomi adalah ilmu kedokteran yang mempelajari penyebab, proses, dan perubahan penyakit melalui pemeriksaan jaringan organ tubuh
“Peran kami adalah sebagai ‘Gold Standard’ diagnosis. Hasil pemeriksaan Patologi Anatomi (PA) sangat krusial untuk menentukan stadium dan jenis terapi yang paling tepat bagi pasien,” jelasnya.
Laboratorium Patologi Anatomi melayani pemeriksaan jaringan (histopatologi) dan cairan (sitologi) berdasarkan rujukan dokter. Berbasis analisis sel hingga molekuler, layanan ini berfungsi menegakkan diagnosis, mendeteksi kelainan jaringan, menentukan terapi, serta memprediksi prognosis pasien.
Selain itu, Instalasi Patologi Anatomi RSUD Jombang menghadirkan layanan unggulan berupa FNAB untuk mendeteksi benjolan abnormal, Pap smear sebagai skrining dini kanker serviks, serta Imunohistokimia sebagai layanan baru onkologi untuk mendiagnosis jenis kanker, menentukan terapi paling efektif, dan memprediksi prognosis pasien.
Menurut dr. Agung, meski sering diterapkan pada kasus kanker payudara yang tergolong tinggi di Kabupaten Jombang, pemeriksaan Imunohistokimia pada dasarnya dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi seluruh jenis kanker.
“Pemeriksaan Imunohistokimia ini bisa dimanfaatkan untuk semua jenis kanker, tidak hanya payudara,” tegasnya.
Pelayanan diawali dengan penyerahan spesimen dan dokumen di laboratorium Patologi Anatomi. Sampel jaringan difiksasi dalam formalin buffer 10 persen, diproses menjadi blok parafin, lalu dianalisis oleh dokter spesialis hingga terbit hasil ekspertise. Layanan ini didukung oleh dua dokter spesialis Patologi Anatomi, yaitu dr. Agung Dwi Suprayitno, Sp.PA dan dr. Tjondro Sasmoro, Sp.PA.
Buka setiap hari kerja mulai jam 08.00 hingga 15.00 WIB, kehadiran layanan ini mengajak masyarakat Jombang dan sekitarnya mendeteksi benjolan abnormal sejak awal.
Pemeriksaan patologi anatomi secara dini menjadi penentu utama ketepatan terapi dan peningkatan peluang sembuh dari penyakit berat seperti kanker. (kel/fik)






