Indeks

Resmi Beroperasi, SPAM Bango Sebagai Upaya Penyediaan Air Bersih Kota Malang

Ft: Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat meresmikan SPAM Bango.(MemoX/fat)
Ft: Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat meresmikan SPAM Bango.(MemoX/fat)

Malang, MEMOX.CO.ID – Perum Jasa Tirta I (PJT I) dan Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Perumda Tugu Tirta Malang melakukan Peresmian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bango Kota Malang 200 lps. Hal ini dalam rangka menyediakan sumber air baku mandiri yang bisa mengendalikan pengembangan
pelayanan air minum Kota Malang dalam jangka menengah.

Pengolahan air permukaan menjadi air minum yang digunakan untuk pelayanan akses
air aman Kota Malang merupakan salah satu program dari Pemerintah Kota Malang. Pengoperasian SPAM Bango Kota Malang bukti nyata kontribusi Perum Jasa Tirta I dan Perumda Tugu Tirta dalam penyediaan air bersih.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan bahwa proses cukup panjang, karena ada beberapa hal terkait dengan Perjanjian Kerja Sama yang di amandemen. Ia bersyukur dengan proses panjang tersebut akhirnya SPAM Bango dengan kapasitas 200 lps.

“Akhirnya hari ini kami sudah pastikan masyarakat Kota Malang mendapatkan air sesuai dengan harapan, karena kami ingin tetap menjaga kualitas air. Alhamdulillah PJT 1 berkenan untuk mengandemen dan dari pihak Tugu Tirta sudah siap untuk menyalurkan dan mendistribusikan air bersih,”ujarnya.

Wahyu mengungkapkan bahwa SPAM Bango tersebut merupakan salah satu program pemerintah terkait dengan kemandirian air di Kota Malang.”Kemandirian itu sudah di lakukan dengan adanya pembangunan SPAM Bango yang hari ini sudah diresmikan,”sambungnya.

Sementara itu, Dirut Perum Jasa Tirta (PJT) I, Fahmi Hidayat mengatakan SPAM Bango ini dalam menyediakan sumber air baku mandiri yang bisa mengendalikan pengembangan pelayanan air minum Kota Malang dalam jangka menengah.

Perum Jasa Tirta I sebagai penyelenggara SPAM mendukung program Pemerintah Kota Malang dalam upaya penyediaan air bersih yang bersumber air permukaan di Kota Malang dengan memanfaatkan air baku Sungai Bango dengan
kapasitas total sebesar 500 lps yang akan dilaksanakan dalam beberapa tahapan dengan
tahap I sebesar 200 lps pada tahun 2025, tahap II sebesar 100 lps pada tahun 2027, dan
tahap III sebesar 200 lps pada tahun 2029.

“Nanti kami evaluasi setiap 2 tahun, karena ada perkembangan tambahan misal tambah 100, 200 lps ini di sistem Bango. Jadi harus bisa dipenuhi dari sistem penyediaan air minum (SPAM) yang menggunakan air permukaan,”terangnya.

Mengenai perizinan terkait AMDAL, PBG dan SLF terhadap pembangunan SPAM Bango, ia mengaku bahwa sudah terpenuhi. Mengingat pentingnya perizinan agar dapat memberikan landasan hukum, perlindungan, dan berbagai manfaat lainnya dalam menjalankannya.

Di sisi lain, Dirut Perumda Tugu Tirta, Priyo Sudibyo, menyatakan, kapasitas 200 lps bisa digunakan untuk 20 ribu sambungan rumah baru. “Makanya sekarang per 4 Agustus di Tugu Tirta ada program promo pemasangan baru diskon 50 persen. Target seribu pelanggan bahkan bisa lebih,”ungkapnya.

PKS kami review setiap 2 tahun. Ketika PJT melihat kemampuan dari tugu tirta, mampu membayar atau tidak. Untuk itu kami tidak mungkin menaikkan tarif sebegitu besar. Terakhir di 2017 naiknya cuma 8 persen dan masyarakat tidak mampu, maka kami sesuaikan. (fat)

Exit mobile version