Indeks

Refleksi Hari Bhayangkara ke-80 : Kepedulian Pimpinan Hadir untuk Anggota Polresta Malang Kota yang Sakit

MEMOX.CO.ID – Semangat Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga melalui kepedulian terhadap keluarga besar Polri.

Amanat yang disampaikan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana saat memimpin upacara menegaskan bahwa Hari Bhayangkara momentum refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus memperbaiki diri sekaligus memperkuat pelayanan yang berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada sesama. (Rabu, 01/07/2026)

Semangat tersebut diwujudkan oleh Kepala Seksi Keuangan (Kasi Keu) Polresta Malang Kota AKP Totok Hariyanto bersama rombongan menjenguk anggotanya Brigadir Fitri Rahmawati, yang sedang menjalani masa pemulihan pascaoperasi tiroid di Rumah Sakit Soepraoen, Jalan S. Supriyadi. (Kamis, 02/07/2026)

Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan moril agar personel yang sedang menjalani perawatan tetap memiliki semangat untuk pulih dan kembali bertugas.

Di sela kunjungan, AKP Totok juga berbincang dengan suami Brigadir Fitri yang merupakan anggota TNI.

Suasana kekeluargaan mencerminkan eratnya soliditas dan sinergi antara TNI dan Polri yang tidak hanya terjalin dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan kemanusiaan.

“Hari Bhayangkara mengajarkan kami untuk saling menguatkan. Menjenguk anggota yang sedang sakit adalah bentuk perhatian sekaligus tanggung jawab sebagai keluarga besar Polri,” ujar AKP Totok.

Menurutnya, seorang pimpinan tidak hanya bertanggung jawab terhadap pelaksanaan tugas, tetapi juga wajib hadir ketika anggotanya menghadapi ujian kehidupan.

“Kami ingin memastikan anggota merasa didampingi. Dukungan moral dari rekan kerja menjadi energi penting dalam proses pemulihan,” katanya.

Kepedulian tersebut tidak berhenti di rumah sakit, AKP Totok bersama Kasi Dokkes Polresta Malang Kota dr. Wiwin Indriani melanjutkan kunjungan ke Asrama Polisi Mondoroko untuk menjenguk putra Penata Ratna Chrisdiana anggota yang juga Sie Keu yang sedang menjalani masa pemulihan setelah menjalani operasi usus buntu di rumah sakit di Kediri.

Sementara, Kasi Dokkes Polresta Malang Kota dr. Wiwin Indriani menjelaskan bahwa penyakit tiroid merupakan gangguan pada kelenjar tiroid yang dapat memengaruhi metabolisme tubuh dan berdampak pada berbagai fungsi organ apabila tidak ditangani dengan baik.

“Pascaoperasi, pasien membutuhkan pemantauan rutin, kepatuhan mengonsumsi obat, pola makan yang baik, serta istirahat yang cukup agar proses pemulihan berjalan optimal,” jelas dr. Wiwin.

Ia menambahkan, kehadiran rekan kerja dan pimpinan juga memiliki pengaruh positif terhadap kondisi psikologis pasien selama menjalani masa pemulihan.

“Dukungan keluarga dan lingkungan kerja menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pemulihan, kami selain memberikan semangat sekaligus memastikan kondisi kesehatan anggota terus terpantau,” ungkapnya.

Sambang anggota yang sakit tersebut, salah satu implementasi dari amanat Kapolresta Malang Kota bahwa Hari Bhayangkara adalah momentum memperkuat budaya saling peduli, mempererat soliditas disetiap aspek pengabdian.

Melalui kepedulian terhadap anggota dan keluarganya, Polresta Malang Kota terus membangun budaya organisasi yang humanis, saling menguatkan, dan menjunjung tinggi nilai kekeluargaan. (fik/hms)

Exit mobile version