Hukum  

Program Polisi RW Sejalan dengan Visi Misi “Ada Polisi Ada Solusi” Kapolresta Malang Kota

LAUNCHING: Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Buher secara simbolis saat melauching program Polisi RW Polresta Malang Kota.

MEMOX.CO.ID – Dalam rangka mensukseskan program Polisi Rukun Tetangga (RW) yang dicetuskan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Komjen Pol M Fadil Imran. Sejalan visi misi “Ada Polisi Ada Solusi ” yang dicanangkan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto ( Buher), S.I.K,M.S.i, Senin (22/05/2023).

Tujuan utamanya dari program Polisi RW ini dalam rangka menciptakan keamanan, ketertiban masyarakat sekaligus mendekatkan polisi dan warga.

Dalam launching program Polisi RW yang digelar di lapangan upacara Mapolresta Malang Kota Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Buher mengatakan, sebanyak
558 anggota Polresta Malang Kota akan disebar untuk menjadi Polisi RW.

“Tugas utama Polisi RW harus mampu membaca dan mendeteksi persoalan Kamtibmas tempat dimana mereka ditugaskan. Dengan terlebih dahulu berkomunikasi, berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Ketua RW, Lurah,anggota Bhabinkamtibmas maupun Babinsa,” ucapnya.

Kombes Pol Buher menegaskan, kita telah memiliki slogan Ada Polisi Ada Polisi, saya berharap program Polisi RW sejalan dengan program Ada Polisi Ada Polisi yang mampu menyelesaikan persoalan yang ada dilingkungan masyarakat.

KETERANGAN: Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Buher saat memberikan keterangan pers

“Dengan terbentuknya Polisi RW ini saya tidak ingin hanya sekedar formalitas saja, harus terkonsep dengan matang dengan merangkul pihak akademisi, kalau keberadaan Polisi ditengah masyarakat benar benar dirasakan masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan Polisi,” ungkapnya.

Guna mensukseskan program Polisi RW ini Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Buher memasang target di Minggu pertama semua anggota yang bertugas sebagai Polisi RW sudah mengenal siapa saja yang harus mereka hubungi.Jangan sampai tidak kenal saja akan cek secara acak,” tegasnya.

“Dengarkan apa yang disampaikan masyarakat kalau ada kendala maupun kesulitan untuk memecahkan persoalan tersebut
ditampung dulu lalu didiskusikan ke rekan yang lebih menguasai, lebih efektifnya nanti kita buat grup khusus untuk Polisi RW,” terangnya. (fik)