Blitar, Memox.co.id – Warga Blitar digegerkan dengan penemuan pria gantung diri di sebuah kebun Sengon, Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Rabu (1/9/2021) kemarin. Diketahui pria tersebut Hari Iswanto usia sekitar 45 tahun, warga Desa Kawedusan Kecamatan Ponggok.
Tak jauh dari tempat tersebut sekitar 100 meter sebelah utara tempat Hari gantung diri, ditemukan mayat seorang wanita dalam karung yang berada di atas sebuah sepeda motor Honda Vario nomor polisi AG 2038 OT. Dari KTP wanita tersebut, diketahui bernama Diana Wahyu Lestari, berusia sekitar 30 tahun, warga Desa Darungan Kecamatan Kademangan.
Pasca diketemukan mayat pria gantung diri dan wanita dalam karung di kebun Sengon Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Rabu (1/9/2021) kemarin, polisi merilis hasil otopsi sementara.
- Baca juga: 10 Tahun Rusak Tanpa Perbaikan, Warga Ngrendeng Blitar Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan
Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan menyampaikan, proses otopsi dilakukan Rabu (1/9/2021) malam. Hasil otopsi secara umum, korban pria yang ditemukan tergantung meninggal dunia karena jeratan di leher. Sementara korban wanita yang ditemukan dalam karung meninggal karena pukulan benda tumpul.
“Jenazah sudah diotopsi semalam. Dan telah ditemukan penyebab kematian. Kesimpulan secara umum korban pria meninggal karena jeratan di leher ini sesuai dengan posisi gantung diri sama seperti saat pertama ditemukan. Kemudian korban wanita yang ditemukan di dalam karung meninggal karena pukulan benda tumpul,” kata AKBP Yudhi Hery Setiawan, Kamis (2/9/2021).
Polisi terus melakukan penyelidikan terhadap penemuan mayat pria gantung diri dan wanita dalam karung. Perlahan-lahan misteri hubungan dua jasad yang ditemukan mati tak wajar di sebuah kebun sengon di Desa Kawedusan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar tersebut terkuak.
Dikatakan Kapolres Blitar Kota, kedua korban tak memiliki hubungan keluarga, namun keduanya diduga punya hubungan asmara meski sudah sama-sama berkeluarga. Mereka diduga kuat merupakan pasangan selingkuh.
“Dua-duanya bukan anggota keluarga. Jadi tidak ada hubungan kekeluargaan. Namun diduga kuat ada hubungan asmara mengarah ke sana (selingkuh),” kata Yudhi Hery Setiawan,
Yudhi Hery Setiawan menambahkan, polisi kini masih mengumpulkan fakta di lapangan dengan meminta keterangan saksi. Selain itu, polisi juga melakukan olah TKP di rumah korban pria.
“Sudah ada beberapa saksi yang kami periksa. Untuk mencari fakta-fakta baru, kami juga wawancara pihak keluarga dan olah TKP di rumah korban pria. Ini masih berlangsung,” tandas Kapolres Blitar Kota. (fjr/mzm)
