Presentasi IAIN Madura Menuju UIN, Rektor Targetkan IPM IAIN Lebih Baik

Presentasi IAIN Madura Menuju UIN, Rektor Targetkan IPM IAIN Lebih Baik
Rektor IAIN Madura Dr Syaiful Hadi, MPd (kiri) saat presentasi perubahan bentuk IAIN menuju UIN di Ruangan Sidang Rektorat_11zon

MEMOX.CO.ID – Presentasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PAN-RB) untuk menuju Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, Rabu (20/9/2023). Dalam upaya itu, Rektor IAIN Dr Syaiful Hadi MPd menargetkan akan meningkatkan Indeks Prestasi Mahasiswa (IPM) IAIN akan lebih baik sesuai dengan karakteristik studi keagamaan, ilmu keislaman dan ilmu umum.

“Target untuk peningkatan IPM Madura lebih baik. IPM akan meningkat dengan baik apabila terdapat layanan pendidikan sesuai dengan karakteristik studi keagamaan dan ilmu ilmu keislaman dan ilmu umum yang lain,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp.

Sementara itu, Wakil Rektor III IAIN Madura Ali Alhumaidi menyampaikan bahwa kegiatan resmi PAN-RB mengundang dari mulai dari Kemenag dan 10 dari pengusul untuk mengkonfirmasi atas data yang dikirim ke Kemenag baru dikirim ke PAN-RB.

Baca juga: Ikut Iconis ke-7 di Malaysia, IAIN Madura Yakini Akan Menjawab Tantangan Global

“Ada dua, IAIN Madura dikonfirmasi, pertama Kepustakaan minimal kan 200, jadi data sudah selesai, kedua tanah. Jadi kita jujur sekarang masih proses sertifikat tanah, Insyaallah akan selesai dalam waktu dekat. do’akan saja,” ujarnya saat ditemui di ruangannya.

Mantan aktivis PMII tersebut menyebutkan targetnya adalah menuju UIN. Dia menyampaikan tinggal nunggu verifikasi factual. Nanti PAN-RB akan turun ke bawah untuk visitasi melihat secara faktual, gedungnya dimana lapangan dimana, gedung untuk kuliah dimana, dan perpusnya dimana.

Baca juga: Tingkatkan Akreditasi, Prodi HES IAIN Madura Lakukan Asesmen Lapangan

“Target ke UIN jadi nanti tinggal nunggu verifikasi faktual, nanti PAN-RB akan turun ke bawah visitasi melihat secara faktual, gedung mana lap mana, gedung untuk kuliah mana, perpusnya mana,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Malhum berharap dari IAIN ke UIN itu bisa tercapai dalam waktu dekat. kalau tidak tahun ini mungkin mungkin tahun depan, dia menjelaskan Karena ada 10 universitas yang verifikasi.

“Kami Akan perupanya kalau toh tak bareng semua semoga kami masuk ke Tarmin ke dua atau masuk ke Tarmin ke satu,” pungkasnya. (luq/ono)