Prabowo Ikhlas dan Pegang Teguh Konstitusi

89
0

Ajak Pendukung Bersikap Damai dan Hindari Kekerasan

Jakarta, Memox.co.id – Calon Presiden Nomor 2, Prabowo Subianto menunjukan sifat kenegarawannya. Dengan nada lantang, penuh wibawa dia iklas dan tetap memegang teguh konstitusi. Pernyataan ini disampaikan dihadapan ribuan pendukungnya, setelah mendengar hasil keputusan majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) atas gugatan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia telah mendukung pasangan Prabowo-Sandi. Perjuangan kita mulia dan luhur yaitu demi mewujudkan Indonesia sejahtera, adil dan makmur. Mewujdukan Indonesia merdeka bidang politik, ekonomi dan budaya,” tegas Prabowo.

Dalam pidatonya Prabowo menyatakan, dengan lapangan dada, menerima keputusan MK. Berikutnya segera berkonsultasi dengan tim hukumnya. Apakah masih ada langkah hukum alternatif yang akan ditempuh setelah menerima keputusan MK.

Berikutnya, kata Prabowo dalam waktu dekat ini segera mengundang para relawan, termasuk petinggi partai pendukung Capres Nomor 2, Prabowo-Sandi yang tergabung dalam koalisi Adil Makmur.

“Kita semua harus menghormati keputusan MK. Selanjutnya kita serahkan sepenuhnya kebenaran hakiki kepada Allah SWT dan Tuhan YME. Kita semua harus mematuhi konstitusi yaitu UUD 1945 dan semua produk UU yang berlaku dinegeri ini,” tandasnya.

Diawal pidatonya, Prabowo sempat mengutarakan kekecewaannya atas keputusan MK, menolak seluruh materi gugatan yang diajukan kuasan hukum Badan Pemenang Nasional (BPN).

Tapi semua keputusan sudah final. MK telah memutuskan untuk menolak gugatan hasil Pilpres 2019. “Tujuan kita satu ingin mewujdukan Indonesia swasembada pangan, swasasembada air, memberikan gaji yang layak untuk seluruh pegawai pemerintah untuk mencegah korupsi termasuk mencegah hasil kekayaan bumi Indonesia lari keluar negeri,” tandas dia.

Ditempat terpisah, pasangan Capres Nomor urut 1, Joko Widodo menegaskan, ketegangan politik ditanah air sudah selesai, pasca keputusan MK. Katanya, semua tahapan Pemilu dan Pilpres sudah dilewati dengan baik dan benar.

“Kini saatnya untuk melupakan perbedaan itu. Saatnya rakyat Indonesia bersatu lagi. Mari kita berjuang bersama-sama untuk mengisi pembangunan dan menjadikan Indonesia lebih maju, penduduknya lebih sejahtera,” tegasnya.

Berikutnya Jokowi menyinggung Prabowo dan Sandiaga Uno. Kata Jokowi, Praboro dan Sandiaga Uno, memiliki visi-misi yang sama dengannya. Yaitu ingi mewujudkan keadilan dan kesejahteran serta kemakmuran bersama.

“Cita-cita Pak Prabowo dan Pak Sandiada Uno sama dengan kita. Ingin mewujudkan Indonesia sejahtera adil dan makmur. Mari kita lupakan perbedaan itu. Saatnya kita bersatu untuk membangun negeri ini,” pungkas Jokowi. (*/man)