Beranda Kriminalitas Polresta Malang Kota Rilis Pengungkapan Curanmor yang Viral di Medsos

Polresta Malang Kota Rilis Pengungkapan Curanmor yang Viral di Medsos

23
0
RILIS: Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata bersama Kasubag Humas Iptu Ni Made Seruni Marhaeni saat rilis kasus curanmor.
RILIS: Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata bersama Kasubag Humas Iptu Ni Made Seruni Marhaeni saat rilis kasus curanmor.

Kota Malang, Memox.co.id – Polresta Malang Kota rilis pengungkapan kasus curanmor. Tiga tersangka curanmor yang biasa beraksi di kawasan Kota Malang tersebut berhasil dibekuk kepolisian, lantaran dalam menjalankan aksinya sempat terekam kamera CCTV dan viral di medsos, Rabu (16/09/2020).

Ketiga pelaku tersebut berinisial DWD warga Jl Mertojoyo Barat, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. MY (24) warga Dusun Bekur, Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang dan ZA (23) warga Pagak, Kabupaten Malang.

“Tersangka DWD adalah pelaku curanmor yang sempat viral di media sosial setelah terekam CCTV di Jl BS Riadi Gang VIII. Tersangka DWD mengaku sudah 10 kali melakukan aksi Curanmor di Kota Malang. Kami masih terus melakukan pengembangan,” terang Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH.

TERSANGKA: Para pelaku Curanmor saat berhasil diamankan pihak kepolisian Polresta Malang Kota.
TERSANGKA: Para pelaku Curanmor saat berhasil diamankan pihak kepolisian Polresta Malang Kota.

Kapolresta menambahkan, selain berhasil meringkus ketiga tersangka, pihaknya juga berhasil mengamankan seorang penadah berinisial MS (31) warga Desa Tiyowono Tempuran, Kecamatan Paserepan, Kabupaten Pasuruan. Untuk tersangka DWD dan MS terpaksa ditembak kakinya karena melawan petugas saat ditangkap.

Adapun BB yang diamankan petugas berupa 2 kunci T, beberapa motor hasil curian dan rekaman CCTV. Kini petugas masih terus melakukan pengembangan guna penyidikan lebih lanjut. Termasuk mencari BB kendaraan yang belum ditemukan.

“Ketiga tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP sedangkan satu tersangka lainnya dikenakan Pasal 480 KUHP,” ujar Kombes Pol Leonardus. (fik)