MEMOX.CO.ID — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pengurus Rayon Rabiah Al-Adawiyah IAI At-Taqwa Bondowoso resmi mengajukan permohonan audiensi kepada Rektor IAI At-Taqwa Bondowoso.
Permohonan audiensi tersebut dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan yang dirasakan mahasiswa program studi ekonomi syariah, khususnya terkait kegiatan lapangan (praktik) yang menjadi bagian dari kurikulum prodi.
Sebagai organisasi mahasiswa yang memiliki tanggung jawab sosial dan moral, PMII Rayon Rabiah Al-Adawiyah merasa perlu menyampaikan aspirasi mahasiswa agar proses pembelajaran dapat berjalan lebih baik dan kondusif. Audiensi ini direncanakan berlangsung pada Senin (1/12/202) di Ruang Meeting Rektor Kampus At-Taqwa Bondowoso.
Ketua Rayon PMII, Muhammad Andrean N.H menyampaikan, tujuan audiensi ini adalah untuk mencari jalan keluar terbaik secara musyawarah dan kekeluargaan. Dengan ruang dialog yang terbuka antara mahasiswa dan pihak kampus, diharapkan seluruh persoalan dapat terselesaikan serta meningkatkan kualitas layanan akademik di lingkungan IAI At-Taqwa Bondowoso.
“Kita mencari jalan keluar terbaik secara kekeluargaan, terbuka dan transparan dari pihak kampus, dan semua pesoalan diharapkan bisa diselesaikan,” ungkapnya dikonfirmasi, Minggu (30/11/2025).
Sementara itu, Sekretaris Rayon, Viola Maylani Arifah, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen PMII dalam mengawal aspirasi mahasiswa tanpa meninggalkan etika kelembagaan dan nilai-nilai organisasi.
PMII Rayon Rabiah Al-Adawiyah berharap audiensi ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara mahasiswa dan pihak kampus, sehingga tercipta suasana akademik yang lebih baik, konstruktif, dan saling mendukung.
“Kami PMII berkomitmen untuk mengawal aspirasi mahasiswa, menjunjung tinggi nilai-nilai organisasi,” pungkasnya.
Dalam pertemuan tersebut, akan hadir 20 perwakilan mahasiswa, diantaranya, Pengurus Harian Rayon (PHR), Pengurus Harian HIMA Ekonomi Syariah, Perwakilan mahasiswa Ekonomi Syariah angkatan 24 & 25.
Selain itu, PMII Rayon Rabiah Al-Adawiyah juga meminta agar audiensi turut melibatkan unsur pimpinan kampus, antara lain Warek III, Dekan Fakultas, serta Kaprodi Ekonomi Syariah, demi memastikan dialog berlangsung komprehensif dan solutif.(rif/syn)






