Tulungagung Memo X-Plt. Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM mengapresiasi positif kegiatan Baznas Kabupaten Tulungagung yang telah bekerja maksimal dalam kegiatan sosial dikabupaten Tulungagung. Hal ini disampaikan Maryoto Birowo saat membuka Rakerda Baznas Kabupaten Tulungagung pada Kamis, (4/4) di Hotel Crown Victoria. Plt. Bupati pun berharap, dengan adanya Baznas ini, menjadi jembatan antara orang kaya dan orang miskin. “Zakat menjadi jembatan penghubung antara orang kaya dan orang miskin. Dengan mendermakan sebagain kelebihan harta yang kita miliki, maka naiklah derajat saudara-saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan”, tuturnya saat memberikan sambutan. Tidak hanya itu, dirinya juga berharap agar pengelolaan zakat di Tulungagung berjalan maksimal.
“Saya berharap semoga majlis ini mampu memberikan manfaat bagi kita semua, khususnya bagi Keluarga Besar Baznas Kabupaten Tulungagung dan masyarakat Kabupaten Tulungagung pada umumnya”, paparnya.
Maryoto Birowo juga kembali mengapresiasi pelaksaan Rakerda, dan berharap kegiatan ini berjalan dengan baik. “Alhamdulillah, dihari yang insya Allah penuh barokah ini, dapat diselenggarakan Rakerda Baznas tahun 2019 dan Sosialisasi kepada UPZ di Crown Victoria Hotel Tulungagung. Saya sangat mengapresiasi terhadap pelaksaan Rakerda ini, dan saya berharap pelaksanaan Rakerda ini dapat dijadikan sebagai wadah dan momentum perbaikan pengelolaan zakat di Kabupaten Tulungagung”.Kata Plt Bupati Tulungagung.
Selanjutnya Plt. Bupati juga berharap pengelolaan zakat oleh Baznas dapat dikelola dengan baik, sehingga mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dan Baznas harus berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan potensi serta kesadaran masyarakat untuk berzakat serta menyalurkannya kepada yang berhak menerima. Artinya, harus selektif menyalurkan dananya sesuai sasaran yang tepat ”. Kata Maryoto.
Dalam acara tersebut, nampak hadir di tengah – tengah ratusan peserta selain Plt. Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, ada juga Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. H. Bambang Sudibyo , M.BA, CA , Ketua BAZNAS Tulungagung Drs. H. Muh Fathurro’uf M.PdI, Kepala Kemenag Kanwil Jatim
Sementara itu, Ketua BAZNAS Tulungagung Drs. H. Muh Fathurro’uf M.PdI dalam laporannya diantaranya melaporkan perkembangan BAZNAS Tulungagung hingga saat ini dan mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tulungagung yang telah memberikan dana hibah untuk operasional BAZNAZ sebesar Rp.150- Rp.200 juta.
Selanjutnya Muh Fathurro’uf mengatakan bahwa untuk penyaluran dana BAZNAS Tulungagung tahun 2018 ( Rp.2.928.906.934,-, dibidang ekonomi sebesar Rp. 190.000.000,- berupa ZCD ( 100.000.000,-, Modal Usaha PK-5 80.000.000,-, pelatihan Bisnis Online Rp. 10.000.000,-, dibidang Pendidikan sebesar Rp. 557.500.000,- berupa Santunan Pendidikan SD/ MI Rp. 125.000.000,- , santunan Pendidikan SMP/ MTS Rp. 100.000,-, Santunan Pendidikan SMA, MA sebesar Rp. 75.000,000,-, Beasiswa SKS sebesar Rp. 220.000.000,-, Bantuan Biaya Pendidikan Rp. 37.500.000,- .
Fatthuro’uf juga mengatakan, untuk bidang Kesehatan BAZNAZ memberikan Bantuan berupa Bantuan biaya pengobatan sebesar Rp. 20.000,000,-, Bantuan peralatan Kesehatan dan obat untuk pondok pesantren Rp. 100.000.000,-, khitanan massal sebesar Rp. 121.250.000,-. Bantuan Dakwah dan Advokasi sebesar Rp. Rp. 972.156.934,- dengan rincian untuk paket Zakat Fitrah /Idul Fitri Rp.539.000.000,-, Santunan keluarga Da’i 3T sebesar Rp. 27.000,000,-, santunan sertifikat tanah waqaf Rp. 25.000.000,-, pembinaan keagamaan Rp. 40.000.000,- Bantuan Syi’ar Islam Sebesar Rp. 66.203.987,-, Bantuan Ormas Islam / Masjid sebesar Rp. 274.952.947,-
Ketua BAZNAS Tulungagung juga menjelaskan untuk kemanusiaan BAZNAZ memberikan santuan sebesar Rp. 968.000.000,- dengan rincian Santuan yatim piatu dan dhuafa sebesar Rp. 36.000.000,-, Bantuan Yatim sebesar Rp. 100.000.000,-, Bantuan Renovasi RLTH sebesar Rp. 63.000.000,-, Bantuan Ibnu Sabil sebesar Rp. 2.000.000,-, bantuan Kebencanaan sebesar Rp. 11.000.000,-, dan Bantuan biaya hidup fakir sebesar Rp. 756.000.000,-. (zul)
