MEMOX.CO.ID – Guna meningkatkan kualitas sistem irigasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang tengah melakukan normalisasi Saluran Pembuang Cangkring di wilayah Cangkringrandu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.
Plt Kepala Dinas Kabupaten Jombang, Imam Bustomi menyampaikan bahwa normalisasi saluran berfokus pada mitigasi banjir dan penguatan sistem irigasi. Rabu (4/3/2026)
“Pekerjaan normalisasi dilaksanakan sepanjang 560 meter pada tanggul kanan dan 200 meter pada tanggul kiri, sebagai langkah strategis untuk mengembalikan fungsi saluran agar bekerja lebih optimal.
Melalui normalisasi kapasitas aliran air ditingkatkan guna meminimalkan risiko genangan dan banjir saat musim hujan, sekaligus mendukung kelancaran sistem irigasi kawasan sekitar,” jelasnya.
Melalui pengerukan sedimen dan perbaikan struktur, normalisasi bertujuan mengembalikan daya tampung sungai atau drainase secara maksimal.
Manfaat paling krusial dari upaya ini adalah sebagai pengendali banjir; memastikan saluran mampu menahan debit air yang besar sehingga tidak terjadi genangan di lingkungan sekitar.
Pengerukan sedimentasi adalah kunci untuk memulihkan kapasitas saluran air yang terhambat. Bagi sektor pertanian, normalisasi memastikan irigasi mengalir lancar tanpa risiko sawah terendam banjir. Infrastruktur pengairan yang sehat ini menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi tani masyarakat.
Di sisi lain, upaya ini bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan higienis bagi masyarakat sekitar. Dengan mengalirnya air secara lancar, potensi sarang nyamuk dan bau menyengat dapat dihilangkan.
Secara teknis, pemulihan debit air ini juga melindungi aset publik seperti jalan raya dari kerusakan dini akibat genangan, memastikan infrastruktur tetap andal dan berumur panjang.
Melalui pengerukan sedimen dan pembersihan hambatan, normalisasi saluran bertujuan mengembalikan fungsi drainase secara optimal.
Upaya ini tidak hanya melindungi kawasan hunian dari banjir dan menjaga sanitasi lingkungan, tetapi juga menjadi kunci sukses bagi kelancaran irigasi pertanian yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas lahan. (kel/fik)
