Beranda Peristiwa Perketat Protokol Kesehatan, Glagaharum Menuju New Normal

Perketat Protokol Kesehatan, Glagaharum Menuju New Normal

57
0

Sidoarjo, Memox.co.id – Mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19), Pemerintah Desa Glagaharum, Kecamatan Porong mendirikan pos check point selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)  sesuai yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Pos check point itu berada di kawasan  RT. 06 RW. 02, Dusun Risen (jalan raya pintu masuk desa), di kawasan RT. 19 RW. 04 Dusun Kwaron dan di kawasan RT. 13 RW. 03, Dusun Glagaharum.

Pos itu ditempatkan di sana lantaran Desa Glagaharum memiliki akses jalur alternative  menghubungkan Sidoarjo- Pasuruan. Dan sebaliknya menghubungkan akses jalur jalan ke berapa desa, di wilayah Jabon-Tanggulangin.

Pj Kepala Desa Glagaharum M. Tosim saat ditemui Memo X mengatakan, pos check point berada di beberapa tempat adalah untuk  mengatisipasi penyebaran virus corona (Covid-19). “Desa kami  merupakan jalur yang  kerap dilintasi  kendaraan roda dua, maupun roda empat. Sebab jalur yang dilintasinya tersebut, sebagai jalur alternative menghubungkan Sidoarjo-Pasuruan,” katanya, Rabu (01/07/2020) siang.

Pj Kepala Desa Glagaharum M. Tosim (baju coklat) saat rapat koordinasi dan tim relawan Desa Glagaharum saat berada di pos check point antisipasi penyebaran virus corona. (gus)

Sedangkan system penjagaan pos check point dilakukan tim relawan itu, dilakukan secara bergiliraN dengan cara shift. Shift pertama mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB, shift kedua pukul 15.00 WIB sampai pukul 03.00 WIB. Hasilnya yang tercatat dari masing-masing pos check point,  keseluruhannya negative. Itu diketahui  setelah dilakukan pengecekan suhu badan thermogund.

Selama PSBB,  pelanggaran yang tidak menggunakan masker  masih banyak ditemukan.  Selanjutnya  mereka diberikan sanksi teguran agar tetap menggunakan masker. Jika mereka diberikan sanksi teguran tidak dihiraukan maka tim relawan akan melarang untuk melintasi Desa Glagaharum.  “Seperti desa-desa lainya, kami juga melakukan sosialisasi, pembagian masker dan penyemprotan disinfektan, “ tambahnya.

Menurutnya, tim relawan  Pemerintah Desa Glagaharum melibatkan Polri, TNI, Pemdes, Linmas, Petugas Kesehatan, BPD, LPMD, RT, RW. Sedangkan untuk mempermudah komunikasi, koordinasi dengan tim relawan dilapangan maka di kantor desa juga didirikan posko relawan gugus tugas pengendalian dan pencegahan.” Dalam new normal ini, mari kita tetap mematuhi peraturan sesuai protocol kesehatan sehingga kedepan dapat tetap terjaga kesehatan dan terhindar dari penyebaran virus corona, “ pungkas M. Tosim. (gus/ono)