MEMOX.CO.ID — Pemerintah Bondowoso menggelar kegiatan memperingati “Hari Anak Nasional 2025 dan gebyar merah putih Kabupaten Bondowoso” bertempat di Pendopo Bupati Raden Bagus Asra, Senin (11/8/2025).
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menjelaskan pentingnya peringatan Hari Anak Nasional (HAN) sebagai bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan Bondowoso sebagai kabupaten yang ramah anak, aman, dan penuh harapan.
“Prestasi dan program ini demi masa depan anak-anak tercinta. Jadikan Han 2025 sebagai momentum komitmen bersama dalam membangun Bondowoso yang ramah anak,” ujar Bupati.
Pihaknya menambahkan, anak-anak harus dibekali keterampilan abad ke-21, seperti literasi, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan penguasaan teknologi. Meski demikian, pengembangan tersebut harus tetap berlandaskan pada nilai-nilai keimanan, kepribadian, serta kearifan lokal sebagai peta jalan menuju Generasi Emas 2045.
Hamid juga menyanpaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif, termasuk jajaran pemerintah daerah, TP PKK, perangkat daerah terkait, lembaga masyarakat, serta organisasi perempuan dan anak.
Sebagai bentuk nyata komitmen Pemkab Bondowoso dalam perlindungan anak dan perempuan, Bupati meluncurkan dua langkah strategis:
Program semarak sekolah masyarakat anti perkawinan anak (TP PKK). Sebuah program berbasis komunitas yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran seluruh elemen masyarakat termasuk keluarga, pendidik, tokoh agama untuk mencegah praktik perkawinan anak.
Aplikasi Sistem Pengaduan Kekerasan dan Perlindungan Perempuan dan Anak.
Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam melaporkan kasus kekerasan, mendapatkan informasi layanan pendampingan, serta mempercepat respon dari pihak terkait.
“Program dan aplikasi ini hanya akan efektif jika didukung oleh seluruh komponen masyarakat, mulai dari keluarga, TP PKK, sekolah, tenaga kesehatan, aparat desa, tokoh agama, hingga media,” pungkasnya.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Pemkab Bondowoso terus berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak demi masa depan Indonesia yang lebih baik. (rif/syn)






