Hukum  

Pererat Kemitraan, Danrem 083/Bdj Kunjungi Perusahaan Umum Jasa Tirta I Karangkates

TINJAU: Danrem 083/Bdj didampingi Kadiv PJT I Karangkates dan Kasub Divisi PJT I Karangkates saat meninjau Bendungan Lahor dan Bendungan Sutami.

Malang, Memox.co.id – Dalam rangka mempererat kemitraan kerja, Danrem 083/Bdj Kolonel Inf M. Imam Gogor A. A bersilahturahmi ke pimpinan Perum Jasa Tirta I yang berada di Bendungan Karangkates Kabupaten Malang, Selasa (03/01/2023).

Kedatangan Danrem 083/Bdj Kol Inf Gogor bersama rombongan di sambut  Muhammad Luckmanul Chakim, ST., M.SC selaku Kadiv PJT I Karangkates dan Ibu Kamsyah Widianita selaku Kasub Divisi PJT I Karangkates.

Dalam pertemuan tersebut Kolonel Inf M. Imam Gogor A. A mengatakan, Perum Jasa Tirta I yang ada di Kabupaten Malang ini merupakan salah satu perusahaan milik BUMN bergerak di bidang pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) memiliki potensi yang sangat besar dan luas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam hal pengendalian banjir, pembangkit listrik, penyedia air irigasi, dan sebagai sarana obyek pariwisata.

Lebih lanjut, kedatangannya ini untuk melihat secara langusung kondisi dan peran strategis salah satu BUMN di Kabupaten Malang, untuk lebih mengenal jauh tentang peran penting perusahaan umum ini, sehingga Korem 083/Bdj dan satuan jajarannya sebagai satuan kewilayahan bisa menjalin kerjasama dengan Perum Jasa Tirta I untuk meningkatkan peran perusahaan dalam pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

Muhammad Luckmanul Chakim, ST., M.SC selaku Kadiv PJT I Karangkates menjelaskan bahwa untuk bendungan yang dioperasionalkan pada tahun 1973, di kelola Jasa Tirta I sementara PLTA dengan memanfaatkan air bendungan dikelola oleh PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Brantas.

“Saat ini Perum Jasa Tirta I menjalankan amanah yang diberikan oleh negara untuk melakukan kegiatan pengelolaan sekaligus pengusahaan di lima wilayah sungai dibawa pemerintah pusat, yakni wilayah sungai Bengawan Solo, wilayah sungai Jratun Seluna, Wilayah Sungai Serayu Bogowonto, dan Wilayah Sungai Toba Asahan,” jelasnya. (fik/pen)