Indeks
Opini  

Penggunaan Nanoteknologi Terhadap Bidang Kesehatan

Oleh: Mochamad Yogho Wage Prakoso, 202010120311210, Mahasiswa Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Malang

MEMOX.CO.ID – Banyak sekali permasalahan mengenai kesehatan dalam masyarakat, salah satunya kanker. Beberapa tahun terakhir kasus kanker dapat dikatakan sebagai salah satu penyakit mematikan di dunia. Para ilmuan mengembangkan nanoteknologi untuk menumpas beberapa penyakit berbahaya. Pada kasus COVID 19 pada tahun 2020, nanoteknologi mempunyai peran yang sangat penting dalam upaya menghantarkan obat dan imunitas yang baik, sehingga dapat memperkuat sistem kekebalan pada masyarakat. Tujuan nanoteknologi dikembangkan tidak hanya untuk menghancurkan penyakit berbahaya, nanoteknologi dapat digunakan sebagai obat kumur.

Adapun jenis-jenis dari nanoteknologi yaitu nanopartikel emas dan nanopartikel dari bahan alami. Emas merupakan elemen yang sangat baik untuk diterapkan pada nanoteknologi terutama untuk mencegah kanker atau menghancurkan sel kanker. Bahan alam yang sesuai dapat menjadi penghantar obat yang baik untuk mengurangi sel-sel kanker yang bersarang pada tubuh manusia. Tetapi, pemilihan bahan alam harus berkualitas agar dapat memberi efektifitas yang baik. Masing-masing jenis nanopartikel tersebut memiliki kelebihan dalam hal upaya menghancurkan sel kanker. 

Selain jenis, adapun dampak yang diberikan oleh nanoteknologi untuk kesehatan kulit, mendiagnosa kesehatan mulut, dan dapat mendiagnosa beberapa penyakit dalam tubuh. Manfaat nanoteknologi menguntungkan bagi dunia medis dikarenakan nanoteknologi memiliki kemampuan yang baik dalam menghantar kandungan pada pengobatan.

Nanoteknologi memiliki ukuran yang kecil, dapat memungkinkan untuk masuk kedalam sel tubuh yang terjangkit penyakit. Nanoteknologi sekarang masih dalam tahap pengembangan. Nanoteknologi, dapat menjadi solusi yang tepat dalam mengurangi resiko kematian akibat penyakit berbahaya, seperti kanker. (*) email: yoghowp@webmail.umm.ac.id

Exit mobile version