MEMOX.CO.ID – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Sidodadi di Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, sukses menjadi percontohan nyata dalam penguatan pendidikan karakter dan moderasi beragama sejak dini.
Lembaga pendidikan diperkirakan berdiri sejak tahun 1962 ini berhasil menyabet juara Favorit 3 dalam lomba Moderasi Beragama tingkat Provinsi Jawa Timur.
Dinobatkannya SDN 1 Sidodadi juara Favorit 3 dalam lomba Moderasi Beragama tingkat Provinsi Jawa Timur, bukti konkret atas keberhasilan sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang inklusif, rukun, dan saling menghargai.
Di sekolah yang kini dihuni 90 siswa ini, toleransi bukan sekadar slogan, melainkan praktik hidup sehari-hari.
Seorang guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) SDN 1 Sidodadi, Darmaji, Spd, menjelaskan bahwa proses penilaian lomba ini dilakukan secara objektif dan menyeluruh melalui verifikasi dokumen serta observasi lapangan secara langsung tim penilai dari Provinsi Jawa Timur.
“Petugas dari Provinsi Jawa Timur datang langsung ke lembaga untuk melakukan penilaian lingkungan, bukan individu. Alhamdulilah, sekolah kami meraih juara Favorit 3 tingkat provinsi,” ujar Darmaji pada Selasa (2/6/2026).
Salah satu keunikan utama yang menjadi nilai tambah SDN 1 Sidodadi. Tiga tempat ibadah yang berbeda untuk memfasilitasi praktik keagamaan masing-masing murid
“Disini terdapat mushola untuk siswa Muslim, ruangan khusus untuk siswa Kristen, dan Patmasari bagi siswa yang beragama Hindu,” ungkap Darmaji.
Keberadaan sarana ini selaras dengan kearifan lokal leluhur yang senantiasa mengajarkan prinsip kerukunan dan tepa selira (tenggang rasa). Fondasi tersebut terbukti ampuh dalam merawat keharmonisan di tengah perbedaan.
Aksi nyata saling bantu sebagai wujud toleransi di SDN 1 Sidodadi. Seperti terlihat jelas dalam kehidupan sosial antarsiswa dan guru. Ketika salah satu agama merayakan hari besar, pemeluk agama lain akan ikut serta membantu menyukseskan acara tersebut.
“Misalkan ada perayaan hari besar Islam, siswa dan guru dari agama lain juga turut membantu. Ini adalah hal menarik yang terus kami lestarikan sebagai warisan turun-temurun,” imbuh Darmaji.
Melalui aksi nyata ini, SDN 1 Sidodadi berhasil membuktikan bahwa moderasi beragama—yaitu cara pandang, sikap, dan praktik beragama yang mengambil jalan tengah—bisa ditanamkan dengan kuat sejak usia sekolah dasar.
Praktik baik ini memastikan setiap individu bebas beribadah dan saling menjaga, sekaligus menjadi fondasi penting bagi keharmonisan sosial yang inklusif di Indonesia (sur/toso/)






