Malang, MEMOX.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memberikan bonus kepada para atlet berprestasi yang telah mendapatkan medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) di Solo, Jawa Tengah.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Malang Baihaqi menyampaikan untuk PON terdapat 16 atlet yang meraih medali emas terdiri dari 12 perorangan dan 4 beregu. Selain itu 18 medali perak dan 14 perunggu berhasil diraih oleh atlet PON dari Kota Malang. Sedangkan untuk Peparnas terdapat 3 orang yaitu 2 perak dan 1 perunggu.
“Untuk anggaran yang diberikan bermacam-macam. Karena mereka ini ada yang perorangan dan ada yang beregu. Kalau yang perorangan dan itu peraih medali emas, itu dapat Rp 10 juta. Dan ini sifatnya tambahan, bonus, di samping yang sudah diberikan oleh provinsi. Kemudian untuk atlet yang perak Rp 7,5 juta dan yang perunggu Rp 5 juta,”ujar Bahaqi
Selain itu, Baihaqi mengungkapkan, jika penoot mengikut sertakan atlet difabel dalam kejuaraan tersebut baik tingkat Provinsi maupun Nasional. Terlebih Pemkot Malang juga sering menggelar event atu kejuaraan bagi atlet difabel yang ada di Kota Malang.
“Alhamdulillah jadi di samping kami rutin mengikutsertakan para atlet difabel di tingkat Provinsi ataupun Nasional, kami juga setiap tahun rutin menyelenggarakan kejuaraan untuk atlet difabel,”tungkasnya.
Dirinya menyatakan tujuan mengikutsertakan atlet difabel ini agar mereka dapat menunjukan prestasi yang di miliki dalam bidang olahraga. Tidak hanya itu Pemkot ingin memberikan kesempatan yang sama bagi difabel untuk berprestasi.
Lebih lanjut,”Nanti secara keseluruhan semua atlet peraih medali akan kami undang di awal Desember 2024, untuk menyelenggarakan event peluncuran Maskot Porprov 2025. Ini dalam rangka terus menghangatkan gelaran menuju Porprov. Juga akan kami undang seluruh ketua umum KONI se Jatim, juga kepala dinas olahraga se-Jatim,”tungkas Bahaqi.(fat)
