Situbondo, Memox.co.id – Pemerintah Kabupaten Situbondo akan mendistribusikan pupuk gratis kepada ribuan petani di Situbondo. Tercatat ada 36.558 petani yang akan mendapatkan pupuk jenis urea itu.
Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Situbondo, Haryadi Tedjo Laksono, pupuk gratis itu adalah bantuan hibah pupuk non subsidi, untuk membantu para petani.
Ada dua hibah bantuan tersebut yakni hibah pupuk urea non subsidi (DAU) sebesar Rp 9.014.120.422 dengan jumlah poktan penerima sebanyak 635 poktan, jumlah petani penerima 23.582 petani.
Sedangkan bantuan pupuk urea non subsidi bagi petani tembakau (DBHCHT) sebesar Rp 4.801.536.000 dengan jumlah poktan penerima 183 poktan, jumlah petani penetima 12.976 petani.
- Baca juga: Bupati Situbondo bersama Forkopimda Hadiri Upacara Virtual Hari Jadi ke-76 Pemprov Jawa Timur
Total anggaran sebesar Rp 13.973.656.422,-dengan total penerima 36.558 petani. “Pemerintah daerah membeli pupuk ke distributor, dengan harga non subsidi lalu didistribusikan ke petani,” ujar Haryadi kepada Memo X, Kamis (14/10/2021).
Kata Haryadi, 36.558 petani yang mendapat bantuan pupuk gratis itu tergabung ke dalam 818 kelompok tani. Mereka telah terdaftar melalui elektronik – Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (e-RDKK).
“Mereka yang dapat bantuan itu, yang memiliki lahan di bawah 0,4 hektare,” kata mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) itu.
Budget anggaran untuk pembelian pupuk non subsidi itu mencapai Rp13.973.000.000 dengan estimasi pupuk sebanyak 2.645 ton. Dari jumlah tersebut, masing-masing petani akan memperoleh 50 kilogram pupuk jenis urea.
“Saat ini masih dalam proses lelang. Karena nilainya sekitar Rp13 miliar lebih. Minggu ini masih masuk proyek lelang di LPSE. Kemungkinan 1 bulan lagi pupuk sudah siap didistribusikan,” pungkas Haryadi. (her/mzm)






