Pemkab Bondowoso Perkuat Ekonomi Desa, Salurkan Puluhan Bantuan Alat Produksi

Pemkab Bondowoso Perkuat Ekonomi Desa, Salurkan Puluhan Bantuan Alat Produksi
Wakil Bupati Bondowoso, As'ad Yahya Syafi'i, didampingi Kadis DPMD Bondowoso, Mahfud Junaidi saat melakukan pemberian bantuan secara simbolis kepada kelompok masyarakat. (foto:Arif/memox)

MEMOX.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi desa dan mendorong kemandirian masyarakat melalui penyerahan bantuan pada kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan masyarakat. Bantua diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i kepada para penerima manfaat dari berbagai wilayah, berlangsung di Pendopo Bupati Raden Bagus Asra Bondowoso, Kamis (20/11/2025).

Wakil Bupati Bondowoso menegaskan, bantuan yang diberikan bukan sekadar program rutin, melainkan investasi jangka panjang bagi peningkatan produktivitas masyarakat desa.
Bantuan ini bukan sekadar alat, tetapi pemantik bagi tumbuhnya usaha kecil berbasis desa.

“Kami berharap dapat meningkatkan pendapatan keluarga, memperkuat ketahanan pangan, dan menumbuhkan kemandirian usaha,” ujarnya.

Pihaknya, mengingatkan para penerima manfaat untuk menjaga, merawat, dan memanfaatkan bantuan secara optimal. Ia juga memberikan arahan agar kepala desa, BUMDes, dan perangkat kecamatan terus melakukan pendampingan kepada masyarakat, pendampingan ini dinilai penting agar program yang dijalankan dapat berdampak jangka panjang dan mendukung terciptanya masyarakat desa yang mandiri dan produktif.

“Gunakan untuk usaha yang produktif, bukan untuk kebutuhan sesaat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bondowoso, Mahfud Junaidi, dalam laporannya menyampaikan bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung usaha produktif desa, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan perekonomian keluarga.

“Harapan kami, dengan diterimakannya bantuan ini, paling tidak kita dapat menguatkan program ketahanan pangan dan perekonomian keluarga, sehingga manfaatnya benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat,” tutur Mahfud.

Ia menambahkan, seluruh bantuan harus digunakan sesuai peruntukannya dan tidak diperjualbelikan. Kehadiran pihak Kejaksaan Negeri Bondowoso dalam kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah terhadap transparansi dan akuntabilitas. Penyaluran bantuan tersebut meliputi, 17 unit kendaraan roda tiga Tossa, 15 unit handtraktor, 8 unit pompa air.

“Bantuan ini sebanyak 17 unit roda tiga tossa, 15 unit Handtraktor dan 8 pompa air,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD, para camat, kepala desa, BUMDes, serta kelompok masyarakat penerima manfaat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi kuat dalam mendorong pembangunan desa berkelanjutan. (rif/syn)