Hukum  

Dari Kota Malang, Film Sampai Titik Terakhirmu Mengajari Kita Apa Arti Suatu Kesetiaan

INTERAKSI: Aktris Unique Priscilla, pemeran Ibu Shella, yang tiba-tiba hadir dan berinteraksi dengan para penonton film Sampai Titik Terakhirmu di Studio 3 CGV Malang City Point.

MEMOX.CO.ID – Dinginnya udara di Studio 3 CGV Malang City Point sebagai saksi bisu betapa dalamnya alur cerita film Sampai Titik Terakhirmu ditambah hadirnya para tokoh dalam film ini, Kamis (20/11/25).

Para penonton usai pemutaran film garapan LYTO Pictures sama sekali tidak menyangka dengan kedatangan cast dan pelaku kisah nyata film Sampai Titik Terakhirmu yang tiba-tiba masuk ke dalam Studio 3 CGV Malang City Point.

Film Sampai Titik Terakhirmu sudah tayang di bioskop sejak 13 November 2025. Film layar lebar ini menceritakan tentang kisah cinta, pengorbanan, dan ketulusan yang diuji oleh takdir serta penderitaan. Mengangkat kisah tentang kesetiaan Albi kepada Shella yang mengidap penyakit kronis

Alur cerita dalam film ini mengajak kita semua untuk merenungi makna kesetiaan, perjuangan, kehilangan, penerimaan, dan kekuatan ikatan emosional antar dua anak manusia.

Film yang disutradai Dinna Jasanti ini lebih dari sekadar cerita romantis biasa. Terinspirasi dari kisah nyata penuh haru tentang perjuangan dan ketulusan cinta antara Albi Dwizky dan Shella Selpi Lizah. Mereka adalah pasangan yang sempat viral di media sosial.

HADIR: Para pemeran film Sampai Titik Terakhirmu hadir di tengah para penonton di Studio 3 CGV Malang City Point.

Shella adalah seorang pejuang kanker ovarium, melewati masa-masa sulit dalam hidupnya dengan didampingi sang kekasih, Albi, yang tak pernah lelah memberikan semangat.

Kisah nyata ini kemudian dituangkan ke layar lebar dalam film drama romantis berdurasi 1 jam 54 menit dengan pemeran utama Mawar Eva de Jongh dan Arbani Yasiz.

Di antara puluhan penonton, Albi Dwizky mengatakan sengaja datang ke Malang karena di sisa hidupnya, Shella pernah berkunjung ke Kota Malang.

“Terimakasih telah meluangkan waktunya menonton film ini, saya senang sekali datang ke Kota Malang, karena Malang adalah salah satu kota yang pernah dikunjungi almarhum Shella sewaktu dia masih bermain bola. Saya sungguh merasakan hadirnya Shella di sini,” akunya. (fik/*)