“Menunya ada bubur, apem dari daun kelor, olahan seperti mpek-mpek berbahan kelor dan dan ikan kutuk. Semua bahan dasarnya kelor dan ikan kutuk karena di Sugihwaras itu sangat potensi dan banyak dijumpai. Kalau di kota sayur bayam, nah di desa banyak jumpa daun kelor,” jelasnya.
Di momen peringatan Hari Kartini ke-98 ini, katanya menu sehat berasal dari perempuan. Masa depan generasi juga berasal dari perempuan. Sehingga dengan bisa mengolah bahan sederhana kaya protein yang dijumpai di sekitar bisa mencegah stunting. (*/sgg)
