Batu, Memo X – Pemerintah Desa (Pemdes) Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji cukup bernafsu dalam menggelontorkan dana guna membangun area wisata yang diberi nama Kebon Desa (Bondes). Pasalnya, dana yang dikeluarkan dari DD (Dana Desa) dimulai pada tahun 2020 kurang lebih mencapai Rp 500 juta.
Lalu pada tahun 2021 sebanyak ditambah menjadi Rp 1.5 miliar dan dilanjutkan pada tahun 2022 gelontoran dana untuk pembangunan sebesar Rp 1 miliar. Hal ini diakui oleh Kepala Desa Tulungrejo Suliyono ketika dikonfirmasi oleh awak media bahwa pihaknya telah melakukan hal tersebut untuk menaikkan PADes (Pendapatan Asli Desa).
“Jadi memang akan kami maksimalkan lahan seluas 9 hektar tersebut. Anggaran kami gelontorkan untuk memaksimalkan sarana dan prasarana berupa kolam renang anak, resto, dan lain sebagainya,” katanya pada Selasa (22/3/2022).
Sedangkan untuk tahun 2022 ini, ia menegaskan pembangunan besar-besaran akan dilakukan guna membuka destinasi wisata itu secara sempurna. Dalam kalender kerjanya, ia akan mebangun area penginapan, area petik sayur, kampung kuliner, cafe, serta pelebaran akses menuju lokasi.
Selanjutnya, selain menambah PADes Tulungrejo pihaknya juga ingin memberdayakan masyarakat setempat untuk ikut bekerja di Bondes. Sehingga setidaknya bisa mengurangi angka pengangguran dan menjaga nama baik Desa Tulungrejo.
Suliyono juga menambahkan Bondes kedepannya juga akan dibuat untuk memberikan wisata yang murah bagi masyarakat, sebab selama ini wisata-wisata buatan di Kota Batu terkenal mahal tiketnya.
“Kalau di sini nanti harga masuk kami patok Rp 15 ribu. Lalu Rp 6 ribu kami kembalikan ke wisatawan untuk membeli oleh-oleh dan souvenir yang ada di Pasar Wisata nanti. Jadi istilahnya bagaimana wisatawan di sini dengan uang Rp 100 ribu bisa puas merefresh kan pikirannya,” tandasnya. (rul/man)
