Gresik, Memo X
Melihat fakta bahwa di Kabupaten Gresik, masih rendah literasi masyarakat, menggugah Pemerintah Desa (Pemdes) Sukorejo membangun perpustakaan desa di daerahnya. Realisasi perpustakaan desa tersebut diapresiasi banyak pihak. Pasalnya, program ini sejalan dengan program Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Gresik yang mendorong masyarakat kota ini mingkatkan minat baca mereka hingga di desa-desa.
Pantauan Memo X di lapangan pada Selasa (9/4/2019), pihak Pemdes setempat sedang membangun gedung perpustakaan tingkat dua. Gedung dibangun menggunakan dana desa tahun 2018. Untuk diketahui, dana desa boleh digunakan membangun perpustakaan sesuai hasil kerjasama antara perpustakaan nasional dengan kementerian desa.
Menurut Kepala Desa Sukorejo, Fathur Rochman melalui Kasi Pelayanan Pemdes Sukorejo, Rudy mengatakan, perpustakaan desa ini dibangun untuk memudahkan masyarakat memperoleh literasi. Sehingga membaca bisa menjadi budaya masyarakat Sukorejo. “Kita ingin memberi pelayanan kepada warga agar mudah memperoleh buku-buku bacaan. Sekaligus memotivasi warga khususnya kalangan millenial gemar membaca,” ujar Rudy, Selasa (9/4/2019).
Sebelumnya, Kepala Dinas Perpustakaan Gresik, Hj Siti Jaiyaroh telah menggagas perpustakaan desa yang bisa difungsikan tempat membaca sekaligus tempat berkreasi yang bisa menghasilkan. “Yang kita ingin tepis, bagaimana perpustakaan ini imegnya tidak sekedar tempat membaca tapi juga bisa tempat mengolah kerajinan warga sekitar,” kata Siti Jaiyaroh. (mus/sgg)
