Sidoarjo, Memox.co.id – Desa Candipari Kecamatan Porong memiliki destinasi wisata berupa situs Candipari, salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit. Lokasinya , 2Km berada di barat jalan raya protokol menghubungkan Surabaya-Malang. Pada PSBB tahap I, tahap II, tahap III, Desa yang dipimpin Pj Kades Buari mendirikan 2 pos check point untuk antisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19).
Pj Kepala Desa Candipari Buari melalui Kasi Kesra Heru Purwanto menjelaskan selama PSBB keberadaan dua pos check point itu, di tempatkan pada dua titik yaitu dilingkungan RT. 04 RW. 02, dan dilingkungan RT. 02 RW. 01. “ Keduanya itu masing-masing berada di pintu masuk desa, sebelah selatan kantor desa dan timur Candi. Sedangkan pemberlakuan jam jaga, dilakukan dengan cara bergantian dan bergiliran,” ucapnya, Rabu ( 06/06/2020) siang.
Masih kata Heru Purwanto, awal jaga mulai shift pertama pukul 07.00 sampai 16.00 WIB, shift kedua pukul 16.00 sampai pukul 00.00 WIB, dan shift ketiga pukul 00.00 WIB sampai pukul 07.00 WIB. Pos check point dijaga oleh tim relawan dari unsur Polri, TNI, Pemdes, Petugas Kesehatan, BPD, LPMD, RT, RW, Kader, dan Karang Taruna. “Alhamdulillah, selama PSBB tahap I, II, III dari hasil check point pada dua pos itu negative dan tidak ada yang reaktif atau posistif,” terangnya.
Dalam pelaksanaan, tak sedikit warga maupun pengguna jalan, yang mengunjungi wisata stitus Candi ini cukup banyak . Apalagi hari Sabtu, dan Minggu. ”Pada hari-hari begini sejumlah pelanggaran memang masih banyak terjadi, seperti halnya tidak memakai masker. Kami selaku pemerintah desa melalui tim relawan, akan memberikan masker secara gratis,” tambah Heru Purwanto
Selain membagikan masker, Pemerintah Desa Candipari, juga melaksanakan penyemprotan disinfektan pada rumah warga sekaligus melakukan sosialisasi, diwarung-warung kopi. Tidak hanya itu, sarana ibadah atau fasilitas umum seperti Musholla, Masjid turut diberikan tempat cuci tangan beserta sabun. “Kami menghimbau pada seluruh masyarakat di era new normal ini, warga tetap mematuhi peraturan pemerintah sesuai protocol kesehatan. Agar tetap sehat dan terhindar, dari peneyebaran wabah virus corona,” pungkasnya. (gus/ono)






