PDIP Masih Ketar-ketir, Gerindra Berpeluang Tambah 1 Kursi DPR RI 

Ilustrasi bendera parpol saat masa kampanye Pemilu 2024 kemarin. (ist)

Ditempat terpisah, berdasarkan data yang dihimpun Gus Ali Center (GAC), Gus Ali panggilan akrab Ali Ahmad dan Hassanudin Wahid pada Pemilu 2024 meraih suara tinggi. Dari data sementara internal tim GAC, Hassanudin Wahid mendapat suara sekitar 110 ribu dan Ali Ahmad mendapat sekitar 75 ribu suara.

Sementara data dari Sirekap KPU yang telah mencapai 51,24 persen, keduanya juga unggul. Data per Minggu, (18/2/2024), Hassanudin Wahid memperoleh 53.746 suara dan Ali Ahmad 34.985 suara.

Divisi data Gus Ali Center (GAC), Samsul Arifin menyatakan, hasil rekapitulasi internal, dua petahana dari PKB berpeluang besar untuk kembali duduk sebagai wakil rakyat di Senayan.

“Data rekapitulasi yang kami himpun dari form C hasil kemudian dilakukan tabulasi. Dari data yang dikumpulkan tersebut menunjukkan keduanya memperoleh suara besar. Artinya, perolehan suara tersebut sudah sesuai dengan target,” ujar Samsul. 

Bahkan menurutnya, Hassanuddin Wahid diprediksi memperoleh suara terbesar di antara seluruh Caleg DPR-RI untuk dapil Malang Raya.

Namun pihaknya tak ingin lengah, yakni dengan tetap mengawal proses rekapitulasi hingga KPU-RI mengeluarkan pernyataan resminya. 

Sebelumnya, Koordinator Akademi Pemilu dan Demokrasi (APD) Kota Malang, Aliem Mustofa menerangkan, secara umum dia melihat ada pergeseran orang pada anggota DPR RI, khususnya dari daerah pemilihan (Dapil) V Jatim.

“Partai Golkar pasti diisi orang baru. Karena anggota yang lama Pak Ridwan Hisjam tidak mengikuti pesta demokrasi (Pemilu) tahun ini. Demikian halnya dengan PKB, PDIP, Partai Gerindra dan Partai Nasdem. Ada kemungkinan ada wajah-wajah baru,” terang dia.

Aliem melihat dari hasil sementara perolehan suara partai tingkat nasional. Ada beberapa partai mengalami peningkatkan jumlah suara. Ada pula yang turun dan stagnan. Hal ini akan berpengaruh pada perolehan kursi di parlemen.