Bekerjasama dengan SMA Kolese Kanisius Jakarta, PT Arya Noble, dan RSSA Malang
Kota Malang, Memox.co.id – Giat Baksos (Bakti Sosial) Operasi Katarak Gratis yang diprakarsai Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr. Leonardus Simarmata, S.sos, S.I.K.MH mulai digelar secara bertahap di tengah pandemi Covid-19, bertempat di Poli Mata RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Malang, Senin (01/02/2021)
Dalam kunjungan itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr. Leo Simarmata berbincang langsung dengan salah satu pasien yang akan menjalani operasi katarak. Dengan berpakaian baju operasi berwarna hijau muda dirinya sempat memberikan ucapan semangat untuk tetap tenang dan selalu berdoa.
Kedatangan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr. Leo Simarmata juga untuk melihat secara lebih dekat proses pemeriksaan kesehatan pasien Baksos (Bakti Sosial) Operasi Katarak yang digelar Polresta Malang Kota didampingi Direktur RSSA Malang Dr. dr. Kohar Hari Santoso.
Sebanyak 15 pasien yang merupakan warga kurang mampu siap menjalani proses operasi katarak yang sebelumnya mendaftarkan diri ke panitia pelaksana operasi katarak untuk mendapatkan layanan operasi katarak secara gratis.
Tujuan kedatangan orang nomor satu di jajaran kepolisian Polresta Malang Kota untuk melihat lebih dekat logistik layanan operasi katarak. Yakni alat screening bagi peserta Baksos operasi katarak yang ada diruang Poli Mata RSSA Malang.
Sekaligus juga menyapa warga masyarakat yang mendapatkan bantuan layanan operasi katarak yang pernah digelar Kombes Pol Dr. Leo Simarmata saat menjabat Kapolres Batu beberapa tahun silam dengan ratusan peserta yang tidak hanya berasal dari wilayah Malang Raya saja.
Dalam keterangannya Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr. Leo Simarmata menyampaikan, “Syukur alhamdulillah pada hari ini ada 15 warga yang akan menjalani operasi katarak. Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama dengan SMA Kolese Kanisius (Canisius College) Jakarta, PT Arya Noble, dan RSSA Malang,”
“Sedangkan untuk tahap pertama operasi katarak pasien yang mengikutinya sekitar 50 orang. Sebelum era pandemi, operasi katarak dilakukan secara massal. Namun pada saat pandemi maka operasi katarak dilakukan secara bertahap, dengan tetap menerapkan Prokes Covid-19,” terang mantan Kapolres Mojokerto ini.(fik)
