Nobar Film Sayap Sayap 2 Bareng Kapolres Malang

MEMOX.CO.ID – Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno, S.H.,S.I.K.,M.H bersama para perwira jajaran dan rekan media menggelar nonton bareng (Nobar) film Sayap Sayap Patah 2 bertempat di Mopic Cinemas Malang, Jl. Sukarno Hatta, Kota Malang, Selasa (13/05/25) malam.

Film Sayap Sayap Patah 2 ini menceritakan bagaimana bahayanya aksi para teroris terhadap masyarakat maupun aparat penegak hukum khususnya pihak kepolisian.

Dalam film ini Polri berupaya memberikan pesan moral, bahwa seorang anggota polisi adalah manusia biasa, yang memiliki beragam problematika dalam kehidupan sosialnya.

Dari alur ceritanya film yang disutradarai Ferry Pei Irawan.
Film tersebut menampilkan reka adegan pengeboman gereja Samarinda 2016. Film tersebut dirilis pada 8 Mei 2025.

Pada intinya sutradara ingin memberikan pesan, bahwa seorang polisi adalah manusia biasa, yang memiliki permasalahan di keluarganya.

Dalam film tersebut, penonton diajak untuk memahami, ketika anggota polisi harus mampu membagi antara tugas sebagai aparat negara dan seorang kepala keluarga.

Usai nonton bareng Kapolres Malang AKBP Danang mengapresiasi alur cerita yang menarik karena mampu menguras air mata terutama kaum ibu. Terlebih ceritanya diambil dari kisah nyata seorang anak bernama Olivia yang menjadi korban bom di tahun 2016 silam.

Beragam tanggapan diungkapkan, di antaranya dari para rekan media yang cukup terhanyut dengan karakter Olivia yang membuat Dina dan Novia sempat menitihkan air mata.

“Filmnya bagus banget sampai berhasil buat kita berdua nangis karena pekerjaan seorang polisi tidak hanya bertaruh nyawa tapi keluarga juga,” ungkapnya.

Salah satu rekan media online Aris usai menonton mengatakan kita khususnya masyarakat luas harus apresiasi kinerja para polisi karena terkadang harus mengorbankan kepentingan pribadi atau keluarga demi melaksanakan tugasnya demi keselamatan masyarakat.

Pastinya kisah yang ditampilkan di film Sayap Sayap Patah 2, jauh lebih menyentuh karena melibatkan pengorbanan seorang anak kecil.

“Saya nonton juga Sayap Sayap Patah yang pertama, untuk yang kedua ini lebih menyentuh hati banget,” ungkapnya. (fik)