Naiknya Indeks SPBE, Pemkot Malang Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Digital

Ft: Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan.(MemoX/fat)
Ft: Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan.(MemoX/fat)

Malang, MEOX.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus membuktikan komitmennya dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan berbasis digital. Hal ini terwujud dengan predikat Memuaskan’ dalam Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2024.

Pada tahun 2024 indeks Kota Malang mencapai 4,42. Itu menunjukan bahwa indeks SPBE Pemkota Malang kian naik dari tahun ke tahun. Sedangkan pada tahun 2022, indeks SPBE Kota Malang berada pada angka 2,60 (predikat baik) kemudian naik signifikan menjadi 3,82 (predikat sangat baik) pada tahun berikutnya.

Tidak hanya meningkatkan nilai, Pemkot Malang juga berhasil meningkatkan predikat. Nilai ini pun jauh melampaui target, yakni 140 persen dari target yang ditetapkan dalam Peraturan Walikota Malang Nomor 5 Tahun 2023 tentang Rencana Pembangunan Daerah Kota Malang Tahun 2024-2026 yakni sebesar 3,02.

Menangapi hal itu, Pj. Wali Kota Malang Iwan Kurniawan menuturkan hasil ini menandakan reformasi birokrasi dan digitalisasi di Pemkot Malang menunjukkan kinerja yang lebih baik. Iwan menegaskan bahwa implementasi SPBE menitikberatkan pada digitalisasi pemerintahan guna mewujudkan reformasi birokrasi yang berdampak.

“Implementasi SPBE bukan semata-mata mengupayakan digitalisasi, yang lebih penting adalah bagaimana digitalisasi pemerintahan mewujudkan reformasi birokrasi yang semakin berdampak. Penerapan SPBE ini menjadi suatu keharusan, terutama di era yang semakin digital karena akan semakin memudahkan akses layanan publik.”tuturnya.

Dirinya mengatakan bahwa kenaikan indeks SPBE Pemkot Malang ini sebagai bentuk upaya peningkatan tata kelola, manajemen, dan layanan publik yang diwujudkannya dalam beberapa inovasi digital. Salah satunya adalah dengan diluncurkannya aplikasi portal tunggal layanan publik Malang Mbois yang memberikan kemudahan mengakses berbagai layanan publik secara digital.

Selain itu, Pemkot Malang juga mengembangkan aplikasi Pendataan Kesejahteraan Sosial Kota Malang (PDKTSAM) yang mampu menyajikan data dalam mendukung agenda prioritas nasional dalam pengentasan kemiskinan.

“Tentunya kami upayakan untuk terus diperkuat baik dari segi kebijakan, tata kelola, manajemen, layanan SPBE hingga inovasi-inovasi yang berdampak pada meningkatnya kinerja daerah yang muaranya peningkatan kesejahteraan masyarakat,”imbuhnya.(fat).