Musrenbang RKPD 2025 Akomodir Berbagai Usulan Untuk Kebutuhan Masyarakat

Ft: Penandatanganan berita acara Musrenbang Tematik RKPD Tahun 2026.(MemoX/fat)
Ft: Penandatanganan berita acara Musrenbang Tematik RKPD Tahun 2026.(MemoX/fat)

Malang, MEMOX.CO.ID – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, pada Senin (16/12/2024).

Kepala Bappeda Kota Malang, Dwi Rahayu menyampaikan pada gelaran Musrenbang tersebut melibatkan anak muda, perempuan, lansia, dan disabilitas. Hal tersebut dalam rangka untuk menerima usulan-usulan program kegiatan yang akan direncanakan atau dilaksanakan di tahun 2026.

“Untuk tematik anak ada 157 usulannya, sementara yang dilanjutkan 151. Kemudian, lansia ada 123 yang diteruskan 82, disabilitas 218 usulan yang diteruskan 183, untuk perempuan 336 yang diteruskan 320, yang pemuda luar biasa 773 usulan yang diteruskan 732 usulan,”ujarnya.

Ia mengatakan usulan di musrenbang ini nantinya akan di input ke SIPD.”Karena masih akan dilanjutkan ke SIPD. Nanti kami masukkan ke perangkat daerahnya itu, kemudian kami lihat,”terangnya.

Selain itu wanita yang kerap disapa Dwi ini, menyampaikam jika usulan pada Musrenbang kali ini bertambah. Hal di latar belakangi karena semakin hari kebutuhan dan keinginan semakin meningkat dan tentu nantinya akan dikaitkan dengan program perangkat daerah.

Sementara itu Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Kota Malang, Sailendra mengatakan bahwa usulan tersebut sebagai referensi bagi Bappeda. Serta menjadi masukan untuk proses pembangunan berkelanjutan, terutama mengakomodir terkait anak, perempuan, lansia dan disabilitas.

“Usulan yang paling banyak adalah terkait kebutuhan dengan komunitas. Dan tentunya harapanya semua unsur masyarakat yaitu lansia, perempuan, anak dan disabilitas dapat terwadahi, baik itu terkait sarana prasarana dan peningkatan SDM,”ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa tidak hanya Bappeda saja yang terlibat terkait hal tersebut. Akan tetapi OPD terkait seperti Dinsos, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata.

Harapan musrenbang tematik ini semua kebutuhan masyarakat dapat terwadahi dan mereka dapat ikut membangun Kota Malang sesuai dengan visi-misi Kota Malang. Seperti Kota Malang berdaya saing, Kota Malang berakhlak, dan Kota Malang menjadi inklusif.(fat)