Minta Jadi Pekerja Jalan Tol

DEMO : Aksi demo warga tergabung dalam Forum Masyarakat Daerah (Formad) Poros Timur Kabupaten Probolinggo menggelar aksi pada Senin (10/7/2023). (memox/hud)

Menanggapi hal tersebut, Humas dan Personalia dari Kerjasama Operasion (KSO) PT. HKI Infrastruktur, Aoset, dan Nindya Karya, Jhon Mayer Simanjuntak mengatakan, terkait tuntutan pertama, pihaknya akan selalu terbuka terhadap perusahana tambang lokal dalam menggarap tol tersebut.

“Kami memang masih menggunakan yang dari luar. Tapi kalau ada perusahaan lokal yang mau kerjasama, silakan. Dengan catatan harus legal, jadi bawa legalitasnya ke kami, pasti kami terima secepatnya,” tandasnya.

Terlebih lagi, terkait pekerja yang menggunakan SDM dari luar, pihaknya menyebut bahwa 30 persen pekerja sudah merupakan warga lokal. Sedangkan sisanya, merupakan pekerja luar yang juga berasal dari utusan perusahaan pusat.

“50 lebih pekerjanya merupakan warga lokal, yang lain tentu kami juga mengakomodir dari perusahaan pusat,”ucap Jhon Mayer Simanjuntak.

Meski demikian, Jhon Mayer Simanjuntak mengatakan, untuk rambu-rambu pengerjaan, pihaknya berjanji akan memperbanyak jumlah rambu. Sedangkan untuk keterbukaan komunikasi, juga berjanji akan selalu terbuka kepada semua pihak.

“Semuanya nanti kami sampaikan ke pimpinan. Dan kami juga akan selalu terbuka dan selalu berkomunikasi dengan orang-orang yang berkepentingan terkait kebutuhan tol ini,”pungkasnya (hud/red).