Indeks
Hukum  

Minggu Sibuk Bagi Jokowi – Prabowo

Jakarta, Memo X
Hari Minggu (7/4) merupakan hari sibuk bagi dua calon presiden (Capres) ini, Joko Widodo dan Prabowo Subiyanto. Bagaimana tidak keduanya, seakan tidak ingin kesempatan ini berlalu begitu saja.
Mulai subuh, capres nomor 02, Prabowo Subiyanto sudah sudah sibuk menggelar sholat subuh bersama dengan pendukung kemudian dilanjutkan dengan orasi politik. Rangkaian acara kampanye terbuka akan digelar mulai pukul 04.00 WIB yang ditandai dengan pelaksanaan salat Subuh Berjamaah yang dilanjutkan dengan Dzikir.

OPTIMIS : Prabowo membuka pidato dalam kampanye akbarnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (7/4). Dia menyebut ini merupakan rapat akbar terbesar dalam sejarah RI.


Kampanye terbuka juga akan diisi oleh orasi politik dari ketua umum partai pengusung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno, PAN, PKS, Partai Berkarya, Partai Demokrat dan Prabowo. Tim Panitia Kampanye Akbar Prabowo-Sandi mengklaim sekitar 1 juta orang akan memadati GBK untuk menghadiri acara tersebut.
Di panggung Prabowo menyinggung soal kondisi penegakan hukum saat ini yang dianggap tidak mendukung proses demokrasi. Menurut Prabowo, Undang-Undang Dasar 1945 memberikan kebebasan bagi rakyat untuk menyampaikan pendapatnya. Namun, menurut Prabowo, saat ini orang yang menyampaikan kritik dan pendapat malah dipenjara. Menurut Prabowo, salah satunya adalah Ahmad Dhani.
“Tapi sekarang Ahmad Dhani meringkuk di penjara. Hai hakim yang memberi ketidakadilan pada rakyat. Jangan kira kau tak dicatat,” ujar Prabowo.
Prabowo berjanji apabila terpilih sebagai presiden, dia akan mengedepankan kebebasan menyampaikan aspirasi dan berpendapat.
Tidak berselang lama calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo juga menggelar kampanye di Tangerang. Saat itu Jokowi bertemu dengan ‘Jokowi’ saat kampanye bertajuk karnaval di Kota Tangerang, Banten, Minggu (7/4). ‘Jokowi’ ini merupakan hologram yang disiapkan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf.

YAKIN : Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo memperkenalkan program 3 kartu sakti yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Sembako Murah dan Kartu Pra Kerja dalam kampanye akbar “Karnaval Bersatu” di kota Tangerang, Banten, Minggu (7/4/2019).


Usai menaiki kereta kencana asal Solo, Jokowi langsung menghampiri hologram yang menampilkan dirinya mengenakan kemeja putih lengan panjang digulung hampir sampai siku. Panggung hologram itu berada sekitar 100 meter sebelum panggung utama kampanye pasangan nomor 01, di dekat Pendopo Bupati Tangerang.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu kemudian langsung menuju panggung utama kampanye bersama pasangannya Ma’ruf Amin. Jokowi turut didampingi istrinya Iriana. Ma’ruf yang memakai jaket putih juga didampingi sang istri.
Dalam pidatonya, Jokowi mengingatkan bahwa waktu pemilihan umum (Pemilu) 2019, baik pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden tinggal 10 hari lagi. Ia lantas meminta para pendukungnya agar tidak ‘kasih kendor’ dan gaspol.
Sama seperti kampanye di kota-kota lain, Jokowi juga turut memperkenalkan tiga kartu sakti, yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Prakerja, dan Kartu Sembako Murah. Awalnya Jokowi memperkenalkan KIP Kuliah kepada para pendukung. (tim/red)

Exit mobile version