Indeks

Menhub Apresiasi Pelabuhan Ketapang dan Bandara Banyuwangi

Menhub Apresiasi Pelabuhan Ketapang dan Bandara Banyuwangi
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestandani Azwar Anas saat meninjau Pelabuhan Penyeberangan Ketapang. (F: Aras Sugiarto Memo-X)

Banyuwangi, Memox.co.id – Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi melihat aktivitas penyeberangan pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju pelabuhan Lembar, Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang diresmikan pada Desember 2020 lalu.

Peninjauan pelabuhan Ketapang, Menhub Budi Karya Sumadi didampingi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestandani Azwar Anas.

Menhub Budi mengatakan, rute perjalanan tersebut berangkat dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Lembar, Lombok menggunakan kapal jenis Roll-on/Roll-off atau Ro-Ro.

“Saya senang melihat ada satu pergerakan dari Banyuwangi menuju Lembar, Lombok dan sebaliknya. Ini menjadi suatu cita-cita pemerintah bahkan arahan Presiden, bahwa RoRo ini dikembangkan pada satu fungsi yang lebih efektif,” kata Menhub Budi.

Menurut Budi Karya Sumadi, dengan dibukanya rute Banyuwangi – Lombok, pergerakan pengiriman barang tidak hanya dari Pulau Jawa ke suatu pulau seperti Bali saja. Namun bisa ke Nusa Tenggara Barat, seperti di Lombok, Sumbawa, serta pulau-pulau lainnya.

“Rencananya akan dibuka rute Surabaya menuju Lembar. Sekarang sudah meningkat dari Banyuwangi ke Lembar. Dibukanya rute baru ini, sangat bermanfaat, dan mengurangi biaya (biayanya murah),” terangnya.

Kepada pihak ASDP Ketapang, Menhud Budi mengingatkan agar tetap mengedepankan Protokol Kesehatan (Prokes), untuk melakukan testing kesehatan Covid-19 bagi setiap masyarakat yang mau menyeberang.

“Apakah itu PCR, Antigen, maupun GeNose C19. Oleh karenanya ini butuh bahu-membahu sejumlah stakeholder, KKP dari kesehatan,” tandasnya.

Sebelum meninjau ASDP Ketapang, Menhub Budi Mendarat di Bandara Banyuwangi. Menhub Budi bersama Bupati Ipuk dan Dirut PT Angkasa Pura II, M. Awaluddin langsung melihat kesiapan di bandara tersebut dalam menggunakan GeNose C19 sebagai syarat penerbangan.

“Saya mengapresiasi Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Banyuwangi yang mulai menyiapkan GeNose C19. Ini bandara ke-9 di bawah AP II yang melakukan deteksi covid-19 dengan GeNose C19,” kata Budi.

Dalam kesempatan itu, Budi juga memuji Bandara Banyuwangi. Tidak hanya arsitekturnya yang hijau dan unik, namun Budi juga mengapresiasi pembangunan bandara yang didanai APBD, bukan APBN.

“Hari ini di Banyuwangi kita bisa bertemu di bandara yang cantik dan ecofriendly. Bandara ini menjadi contoh suatu kabupaten yang bisa membangun sendiri dan sekarang sudah berfungsi dengan baik,” pujinya.

Sementara itu, Bupati Ipuk menyatakan siap mendukung upaya penggunaan tes deteksi Covid-19 untuk penumpang kapal maupun udara dengan menggunakan Genose.

“Kami siap berkolaborasi dengan ASDP maupun pihak Angkasa Pura II. Bandara Banyuwangi menunjukkan bagaimana arsitektur berbasis kearifan lokal bisa beriringan dengan upaya membangun ekonomi daerah melalui aksesibilitas jalur udara,” ujar bupati perempuan tersebut. (ras/mzm)

Exit mobile version