MEMOX.CO.ID – Ini kabar gembira bagi kontraktor rekanan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air ( PU BM SDA) Pemkab Sidoarjo. Pasalnya bila pekerjaan terlambat tidak akan diputus kontrak tetapi diperpanjang terus menerus.
Karena kelonggaran ini, ketika akhir dan awal tahun anggaran ditemukan sejumlah item pekerjaan yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Hasil investigasi di lapangan menyebutkan, dari tutup buku akhir dan awal tahun 2026 ditengarai ditemukan dana sekitar Rp8 M yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.
Kalkulasinya, dana yang Rp4 M tidak di-SPJ-kan. Sedangkan sisanya yang Rp4 M merupakan anggaran kurang bayar terhadap paket proyek senilai Rp8 M. Padahal sebelumnya Bupati rutin melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak ) di sejumlah proyek yang dinilai menjadi manfaat bagi banyak orang.

Seperti Sidak proses pengerjaan proyek peningkatan jalan di Jalan Bringinbendo – Sidodadi Kecamatan Taman, Sidoarjo, Rabu (27/8/2025). Bupati mengatakan setiap hujan turun, jalan di Bringinbendo ini menjadi langganan banjir, sehingga Pemkab Sidoarjo melakukan betonisasi jalan sepanjang 2.400 meter.
Bupati juga terus menggenjot percepatan perbaikan jalan di sejumlah wilayah yang mengalami kerusakan. Upaya ini, dilakukan guna menunjang kelancaran roda perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Untuk memastikan proses perbaikan berjalan lancar, Subandi terus keliling memantau beberapa ruas jalan. Kali ini, sidak dilakukan di Jalan Muncul, ruas Jalan Gedangan – Betro, Kecamatan Gedangan serta ruas Jalan Pagerwojo – Entalsewu, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Sabtu (07/02/2026).
Dalam sidak percepatan perbaikan jalan ini, Bupati didampingi pejabat Dinas PUBM SDA Pemkab Sidoarjo. Subandi menegaskan pemerintah daerah berkomitmen untuk segera melakukan penanganan jalan rusak agar tidak membahayakan masyarakat.
“Saya bersama Dinas PUBM dan SDA Sidoarjo segera melakukan perbaikan jalan yang rusak di Desa Gedangan hingga perbatasan Desa Betro agar tidak ada lagi lubang di jalan,” ujar Subandi saat sidak di Desa Gedangan.
Subandi menambahkan, perbaikan ruas Jalan Gedangan hingga perbatasan Desa Betro akan dilakukan dengan pengaspalan sepanjang 3,7 kilometer. Menurutnya, keberhasilan pembangunan dan perawatan infrastruktur tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan di masyarakat.
“Saya berharap sebelum lebaran nanti seluruh ruas jalan yang rusak di beberapa wilayah kecamatan dapat selesai pengerjaannya, ,” harapnya.
Walau Bupati berharap pekerjaan fisik masih ada proyek tahun anggaran 2025 yang belum selesai dan diperpanjang hingga kedua kalinya.
Ketua LSM Gerah Jim Darwin Hutabarat SH menyatakan, ada proyek hingga batas akhir perpanjangan 14 Februari 2026 progresnya masih 85 persen. Menurutnya hingga hari ini banyak item pekerjaan yang belum rampung.
“Progres pekerjaan diperkirakan mencapai 85 persen,” terangnya, Kamis (19/2/2026).
Jim menyebut, di lapangan masih ada aktifitas itu dilakukan perpanjangan kedua. Seperti dinyatakan Kepala Dinas PU BM SDA Mahmud ketika dikonfirmasi membenarkan telah melakukan perpanjangan proyek hingga 10 hari kedepan. (dar/syn)






