Mengenal Tradisi ‘Nyewu’ Muslim Tengger

Muslim Tengger punya tradisi unik yang digelar sesaat sebelum acara besar, seperti khitanan atau pernikahan berlangsung, yakni Tradisi ‘Nyewu’. (foto:ist)

Lalu ada pula Cepel untuk tempat beras, sebutir kelapa, gula, pisang satu sisir, kendil, lampu tempel, bantal, tikar, sepasang sandal, payung, janur dan kain kafan sebagai pembungkus. “Satu set perlengkapan sesajen itu untuk satu leluhur yang di selamati, atau istilahnya di ‘Sewu’,” imbuhnya.

Selanjutnya, setelah semua sajen ditata, para undangan yang hadir membacakan surat yasin dan tahlil. Dipanjatkan untuk leluhur atau kerabat yang sudah tiada. “Usai didoakan, sesajen tadi jadi rebutan warga yang hadir. Bisa dimakan atau dibawa pulang,” lanjutnya.

Lazimnya, tradisi ‘Nyewu’ ataupun entas-entas, dilaksanakan sehari sebelum acara khitanan atau bahkan pernikahan. Dengan tujuan, untuk memohon keselamatan pada Tuhan Yang Maha Esa. (sty/eko)