Indeks

Material Berserakan di Jalan Siaman, Dewan Kota Probolinggo Ancam Hentikan Proyek

Material Berserakan di Jalan Siaman, Dewan Kota Probolinggo Ancam Hentikan Proyek
Komisi III DPRD Kota Probolinggo saat sidak di lokasi pengerjaan pembangunan Jalan Siaman dan Cut Nyak Dien Kota Probolinggo. (foto:hud)

MEMOX.CO.ID – Pengerjaan proyek peningkatan ruas Jalan Siaman dan Cut Nyak Dien Kota Probolinggo menuai sorotan wakil rakyat hingga mengancam menghentikan pelaksanaan proyek. Penyebabnya, banyak material proyek serta sisa galian berserakan hingga menutup badan jalan hinga mengganggu dan membahayakan pengguna jalan.

Temuan tersebut didapati saat inspeksi mendadak (sidak) Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Senin (09/10/2023).

“Seharusnya tidak terlalu jauh masuk ke badan jalan, karena kalau begini menyulitkan para pemilik toko dan pengendara yang sering melintas. Saya minta segera ditindaklanjuti dalam sepekan sudah terlihat bersih. Kalau tidak dilaksanakan, pelaksanaan proyek saya hentikan,” tegas Ketua Komisi III, Agus Riyanto.

Tak hanya itu, Agus Riyanto menanyakan sejauh mana progres pelaksanaan proyek. Apalagi sejumlah pohon perindangan di tepi jalan yang telah ditebang. Meski tujuannya mempermudah proses pelaksanaan proyek.

“Sejauh mana progres pelaksanaan perkerjaan proyek, dan apa penebangan pohon sudah dikoordinasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta gantinya akan ditanami jenis pohon apa,”tandasnya.

Merespon hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (PUPR-PKP) Kota Probolinggo Setiorini Sayekti mengatakan, pengerjaan proyek Jalan Siaman dan Cut Nyak Dien akan selesai 6 Desember 2023. Sedangkan penebangan pohon telah dikoordinasikan dengan DLH Kota Probolinggo. Bahkan, pihaknya memastikan telah mengantongi izin dari DLH.

“Kami siap menindaklajuti kepada rekanan untuk segera membersihkan material ruas Jalan Siaman dan Cut Nyak Dien. Progres saat ini sudah mencapai 8 persen plus 2 diatas target komulatif. Perihal penebangan pohon, sudah kami koordinasikan sejak masa perencanaan dahulu,” ucap Setiorini Sayekti.

Exit mobile version