MAN 2 Kota Malang Gelar Simulasi Desk Wawancara Penilaian Nasional Pembangunan ZI Menuju WBBM 2026

MEMOX.CO.ID – Dalam rangka meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). MAN 2 Kota Malang melaksanakan Simulasi Desk Wawancara Penilaian Nasional Pembangunan Zona Integritas (ZI) Tahun 2026, Jumat (24/7/2026).

Bertempat di Gedung Laboratorium Sains, kegiatan ini dimulai pukul 08.00-11.30 WIB dan diikuti oleh tim pembangunan Zona Integritas beserta GTK MAN 2 Kota Malang.

Simulasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan menghadapi proses penilaian nasional. Melalui kegiatan ini, tim ZI memantapkan kesiapan materi, menyelaraskan pemahaman, serta memperkuat koordinasi dan sinergi dalam menyampaikan berbagai program dan inovasi yang telah dilaksanakan madrasah.

Ketua Zona Integritas MAN 2 Kota Malang, Ady Siswanto, S.Pd., menyampaikan bahwa simulasi desk wawancara menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan tim menghadapi penilaian nasional.

Menurutnya, seluruh tim perlu memahami program dan inovasi yang telah dilaksanakan serta mampu menyampaikan berbagai perubahan dan praktik baik yang telah dilakukan dalam pembangunan Zona Integritas di madrasah.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas harus berjalan seiring dengan penguatan budaya kerja madrasah.

Berbagai prestasi dan inovasi yang telah diraih menjadi bagian dari praktik baik yang perlu terus dikembangkan dan dibagikan.

“MAN 2 Kota Malang memiliki berbagai prestasi yang fantastis. Ada program Sekolah Garuda, keterlibatan dalam kerja sama internasional, termasuk dengan perwakilan Australia pada tahun 2026 dan masih banyak lainnya. Semua itu harus menjadi bagian dari budaya kerja madrasah yang terus kita bangun,” ungkapnya.

Beliau juga menekankan pentingnya pengembangan dan filtrasi berbagai program melalui kolaborasi dengan lembaga pendidikan lainnya.

Menurutnya, inovasi unggulan yang telah dilakukan MAN 2 Kota Malang diharapkan dapat menjadi praktik baik yang memberikan manfaat lebih luas bagi dunia pendidikan.

Praktik baik dari inovasi unggulan madrasah harus terus dikembangkan. Harapannya, apa yang kita lakukan tidak hanya bermanfaat untuk MAN 2 Kota Malang, tetapi juga dapat menjadi inspirasi dan memberikan manfaat bagi lembaga pendidikan lainnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dr. H. Samsudin berharap predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang telah diraih MAN 2 Kota Malang dapat menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola madrasah menuju pelayanan yang semakin baik.

“Semoga status dan predikat WBK ini dapat memberikan manfaat bagi pendidikan lainnya. Kita ingin praktik baik yang ada di madrasah dapat dibagikan dan dikembangkan bersama,” pungkasnya.

Melalui simulasi ini, MAN 2 Kota Malang terus memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima.

Kegiatan ini juga menjadi langkah untuk memastikan seluruh tim semakin siap menghadapi Penilaian Nasional Pembangunan Zona Integritas Tahun 2026. (fik/man2)