Opini  

Mahasiswa PMM UMM: Meningkatkan Kreativitas Siswa Melalui “Ecoprint”

Anggota kelompok 98, gelombang 2, bersama siswa-siswi SDN 1 Sumbersuko

MEMOX.CO.ID – Mahasiswa Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang, Gelombang 2, kelompok 98, melakukan kegiatan program kreativitas ecoprint yang dilaksanakan di SDN 1 Sumbersuko. (22/01/2024)

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu kegiatan yang wajib ditempuh bagi setiap mahasiswa yang sedang aktif untuk menyalurkan berbagai kegiatan yang bermanfaat kepada masyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Para Mahasiswa di bawah bimbingan Dosen Ibu Siti Khoiruli Ummah, S.Pd., M.Pd merupakan kelompok PMM yang beranggotakan 5 orang, yakni Dita Khusna Marzuqoh (Koordinator), Leqsi Aprilia Putri (Sekretaris), Murhayati (Bendahara), Ananda Dafa Vigur S (PDD) dan Firza Ikma Oxaredha (Humas), yang berasal dari Program Studi Ilmu Komunikasi  Universitas Muhammadiyah Malang.

Proses kegiatan ecoprint

Kegiatan pembelajaran dalam sekolah dasar tidak selalu kegiatan belajar mengajar di ruang kelas dengan penjelasan teori, tetapi juga memerlukan adanya kegiatan yang menyenangkan dan edukatif untuk siswa. Seperti Mahasiswa PMM UMM yang melaksanakan program kreativitas ecoprint. Teknik ecoprint merupakan teknik cetak atau pewarnaan kain dengan menggunakan bahan pewarna alami dari tumbuhan.

Kegiatan keterampilan pembuatan totebag dengan teknik ecoprint ditujukan kepada siswa-siswi SDN 1 Sumbersuko yang berlokasi di Kenongo, Sumbersuko, Kec. Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Mahasiswa PMM UMM melakukan pendampingan dan pengajaran kepada Siswa-Siswi dalam menyiapkan bahan, menyusun tumbuhan daun di atas totebag kanvas, dan pembuatan  tas ecoprint. Pada pembuatan batik ecoprint ini, siswa meletakkan dan menyusun daun di atas totebag putih yang telah disediakan oleh Mahasiswa PMM. Kemudian dedaunan itu dipukul-pukul hingga mengeluarkan motif dan warnanya di kain totebag putih.

Kegiatan ecoprint yang ditujukan kepada siswa dapat mengembangkan keterampilan dan kreativitas anak-anak yang lebih mudah mengeluarkan ide baru, sehingga dapat melatih kerja sama antar anak dengan temannya yang dapat berdampak pada kemampuan bersosialisasi. Program ini dilakukan dengan tujuan untuk mendorong keterampilan siswa-siswi SDN 1 Sumbersuko, dalam memanfaatkan dan mengolah tumbuhan sekitar. Program ini juga mengajarkan nilai-nilai kreativitas dan lingkungan melalui penggunaan bahan ramah lingkungan dalam seni cetak. Mengenalkan dan mengajarkan seni kepada anak usia dini dapat membuat anak mengekspresikan diri dan menyampaikan imajinasinya. Kegiatan seni juga dapat meningkatkan konsentrasi dan membangun kepercayaan diri anak. Selain itu, mahasiswa PMM UMM juga melakukan edukasi terkait keterampilan dan kerjasama satu sama lain dalam melakukan kreativitas sambil belajar. (*)