Lima Mahasiswa Unzah Genggong Raih Silver Medal dalam Ajang WYIIA 2023

Lima Mahasiswa Unzah Genggong Raih Silver Medal di Ajang WYIIA 2023
Lima Mahasiswa Unzah Genggong Raih Silver Medal di ajang WYIIA 2023. (foto:bhj)

UNZAH salah satu kampus unggul dari Indonesia yang berhasil bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) seperti University of Sumatera Utara, The Republic of Indonesia Defense University, Universitas Brawijaya, State Islamic University Sunan Kalijaga Yogyakarta, Sriwijaya University, Universitas Negeri Semarang, dan Universitas Negeri Malang.

“Pada ajang ini, tim Unzah membawakan karya inovasi dengan judul “Bepe Chips Krispy” Ide ini diperoleh dari hasil permasalahan lingkungan yang saat ini menjadi isu dunia dan pengamatan tim dalam memanfaatkan mikroalga yang berlimpah di Indonesia untuk dijadikan sebagai obat tradisional berbagai penyakit,”  jelasnya.

Lebih lanjut Faisal menjelaskan, produk ini membahas tentang inovasi baru dalam meningkatkan nilai dan manfaat dari daun pepaya dan daun beluntas, yang sudah dikenal oleh masyarakat, terutama di Indonesia. Daun pepaya berasal dari tanaman pepaya (Carica papaya) dan sering diolah menjadi sayuran di berbagai daerah di Indonesia. Selain digunakan sebagai makanan, daun pepaya juga memiliki potensi sebagai obat untuk beberapa penyakit.

Di sisi lain, beluntas adalah semak yang tumbuh dengan banyak cabang, berusuk halus, dan berbulu lembut. Biasanya, tumbuhan ini digunakan sebagai tanaman pagar atau tumbuh secara liar, bisa mencapai tinggi hingga 3 meter jika tidak dipangkas. Tumbuhan ini memiliki nama ilmiah Pluchea indica.

Untuk memanfaatkan kandungan zat yang baik dari kedua tumbuhan ini yang belum dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat, para mahasiswa telah menciptakan produk keripik dari daun beluntas dan daun pepaya.

Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimen. Tujuannya adalah menggabungkan daun beluntas dan daun pepaya dalam satu produk karena keduanya memiliki manfaat yang baik. Hasilnya adalah produk inovatif berupa camilan yang tidak hanya enak, tetapi juga menyehatkan.

Kompetisi internasional WYIIA ini diadakan secara online, dimulai dengan tahap pengumpulan karya pada tanggal 20 September 2023, diikuti oleh presentasi dan sesi tanya jawab pada tanggal 10 Oktober 2023, dan pengumuman hasil pada tanggal 14 Oktober 2023.(bhj/ono)