Indeks
Bisnis  

KPSI Bondowoso Salurkan Pakan dan Gelar Bimtek Peternakan Ayam untuk Peternak Rakyat

KPSI Bondowoso Salurkan Pakan dan Gelar Bimtek Peternakan Ayam untuk Peternak Rakyat
KPSI Bondowoso saat menyalurkan pakan dan vitamin ternak kepada para peternak di Bondowoso di kantor KPSI. (foto:arif/memox)

MEMOX.CO.ID – Koperasi Peternak Solidaritas Indonesia (KPSI) Cabang Bondowoso menggelar bimbingan teknis (Bimtek) peternakan ayam sekaligus menyalurkan bantuan pakan ternak kepada para peternak di Kabupaten Bondowoso. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor KPSI Desa Penambangan, Kecamatan Curahdami, Senin (8/6/2026).

Program tersebut merupakan bagian dari upaya KPSI dalam memperkuat sektor peternakan rakyat sekaligus meningkatkan kapasitas peternak, khususnya para peternak pemula yang baru memulai usaha budidaya ayam pedaging.

Ketua KPSI Pusat, Kunti Nur Aini, mengatakan bahwa pada tahap pertama pihaknya menyalurkan bantuan kepada 40 anggota koperasi. Selain mendapatkan pakan ternak, para anggota juga akan menerima Day Old Chick (DOC), vitamin, serta pendampingan teknis selama masa pemeliharaan.

Menurutnya, program ini tidak hanya berfokus pada bantuan sarana produksi, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran bagi peternak agar mampu mengelola usaha peternakan secara mandiri dan berkelanjutan.

“Program ini menjadi sarana pembelajaran bagi peternak pemula. Namun, di dalamnya juga ada peternak yang sudah berpengalaman. KPSI tetap memberikan pembinaan kepada seluruh anggota yang menerima DOC dan pakan,” ujar Kunti.

Pada tahap pertama, KPSI menyalurkan sekitar dua puluh ton pakan untuk kebutuhan awal pemeliharaan. Sementara itu, sebanyak 20 ribu ekor DOC akan didatangkan dan didistribusikan secara merata kepada anggota koperasi.

Setiap peternak rata-rata menerima 500 ekor DOC. Untuk setiap 100 ekor DOC, anggota juga memperoleh lima sak pakan, vitamin, serta kebutuhan pendukung lainnya guna menunjang pertumbuhan ternak.

Kunti menjelaskan, distribusi bantuan dilakukan secara bertahap agar dapat menjangkau seluruh anggota secara merata. Dalam dua minggu ke depan, KPSI kembali menyiapkan distribusi 20 ribu ekor DOC untuk tahap berikutnya.

Melalui program ini, KPSI menargetkan peningkatan populasi ayam pedaging di Bondowoso sekaligus mendorong kesejahteraan peternak rakyat. Bahkan, koperasi menaruh harapan agar Bondowoso dapat berkembang menjadi salah satu sentra peternakan ayam di kawasan Tapal Kuda.

Terkait pemasaran hasil panen, KPSI saat ini masih memprioritaskan pemenuhan kebutuhan daging ayam masyarakat Bondowoso. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Bupati Bondowoso agar produksi lokal terlebih dahulu mampu memenuhi kebutuhan daerah sebelum dipasarkan ke luar kabupaten.

“Kebutuhan daging ayam di Bondowoso masih cukup tinggi, sehingga saat ini fokus kami memenuhi pasar lokal terlebih dahulu,” jelasnya.

Selain itu, KPSI juga tengah mempersiapkan pembangunan Rumah Potong Ayam (RPA) yang lahannya telah difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mulai beroperasi bersamaan dengan masa panen perdana anggota koperasi.

Untuk menjamin keberhasilan program, KPSI menyediakan pendampingan berkelanjutan bagi seluruh peternak penerima bantuan. Pendampingan dilakukan melalui kerja sama dengan dokter hewan, penyuluh lapangan, serta Dinas Peternakan Kabupaten Bondowoso.

“Kami tetap mendampingi anggota setelah DOC masuk. Pemeriksaan kesehatan ternak dilakukan secara berkala dengan dukungan dokter hewan dan penyuluh lapangan, sehingga peternak bisa menjalankan usaha dengan lebih baik,” pungkasnya.(rif/syn)

Exit mobile version