Indeks

Kota Batu Masuk Jajaran 100 kota/kabupaten Menuju Smart City 2019

MemoX.co.id

Menyisihkan  500 kontestan dari kota/kabupaten se Indonesia, Kota Batu masuk dalam jajaran top elit 100 kota/kabupaten yang lolos menjadi gerakan menuju 100 smart city 2019 di Indonesia. Smart city (sc) adalah program nasional, beberap hal yang membuat Kota Batu lolos yaitu sudah ikut andil mulai tahun 2017 silam. SC di Kota Batu sendiri mulai dioperasikan dan difungsikan oleh masyarakat Batu sejak Februari 2018.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batu M. Agoes Machmoedi menuturkan, ada beberapa tahap seleksi yang digelar selama 2 hari yaitu tanggal 21-22 Februari 2019 kemarin.

” Assessmentnya dibagi beberapa hal, meliputi komitmen dari kepala daerah, kedua memiliki payung hukum dalam bentuk Perda terkait smart city, memiliki master plan pembangaunan smart city daerah, memiliki stuktur organisasi pengelola smart city di daerah, dan terakhir terkait penganggaran,” jelas Agoes melalui telepon.

                Kemudian, program menuju 100 smart city 2019 ada tiga tahap assessment. Tahun 2017 diambil 25 kota/kabupaten, 2018 lolos 50 kota/kabupaten, dan 2019 lolos 25 kota/kabupaten. Kota Batu ikut dan lolos tahap ketiga dari 165 kota/kabupaten.
                ” Usai melalui itu semua, Alhamdulillah kita bisa masuk. Untuk tim penilai dari pusat, jadi dipastikan semua obyektif. Tim penilai dari Bappeda dan TIK Kemenkominfo RI. SC adalah sarpras. Tinggal mengedukasi masyarakat untuk berperan aktif dalam tata kelola kota demi pembangunan lebih baik,” tambahnya.

Hari ini, lanjut M. Agoes secara langsung Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menandatangani nota kesepahaman Program Gerakan Smart City, Rabu siang (15/5/2019) di Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk, Jakarta bersama 25 kota/kabupaten yang lolos tahap tiga disaksikan oleh Kemendagri RI Tjahjo Kumolo.

Isi penandatanganan, tambah Agoes, diantaranya tandatangan bimtek, pertukaran data dan legal software dengan menggunakan Free And Open Source Sofware (FOSS) antar OPD, sosialisasi gerakan menuju 100 smart city, keempat integrasi data antar OPD. Setelah dilakukan MoU kan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama (PKS).

” Saat ini SC di Kota Batu sudah masuk dalam tahap pengembangan. Misalnya program tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Tata kelola pemerintah dalam bentuk delapan urusan pemerintahan dengan proses digitalisasi,” urainya. (lih/man)

Exit mobile version